JASA ADMINISTRASI BP BK MURAH HUBUNGI KAMI DI 081222940294 DETAIL HARGA KLIK DISINI

Laporan Wawancara guru BK

Laporan  Wawancara guru BK


JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK

HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami Disini

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menentukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan. Dalam bimbingan dibutuhkan tenaga ahli untuk melakukannya, bimbingan sekolah berlaku untuk semua siswa yang sekolah di sekolah tersebut, bukan hanya untuk siswa yang bermasalah maupun yang merasa kesulitan belajar.
Bimbingan dan Konseling merupakan mata kuliah yang wajib dikuasai oleh calon guru, mengingat peran guru di sekolah sebagai pembimbing yang harus bisa mengarahkan anak didiknya dalam pembelajaran sehingga tercapai tujuan dari pendidikan.
Sebagaimana kita ketahui bahwa anak didik di sekolah bersifat unik, karenanya guru dituntut untuk bisa mengakomodasi seluruh keunikan peserta didik dengan memberikan bimbingan secara individual serta mengarahkannya kepada hal yang positif.
Tugas ini merupakan bagian dari tugas Bimbingan dan Konseling. Dengan tugas ini diharapkan mahasiswa mengetahui dan belajar secara langsung tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di suatu sekolah, serta menganalisis permasalahan dan solusinya. Observasi ini merupakan pembelajaran bagi mahasiswa sebagai calon pendidik sebelum terjun langsung pada dunia pendidikan yang sesungguhnya.

Tujuan
1.      Tujuan Umum Sekolah
Setelah siswa memperoleh pelayanan bk di sekolah, maka tujuan yg ingin dicapai adalah agar peserta didik dapat :
o   Mengembangkan pemahaman diri dalam kemajuan di sekolahnya.
o   Mengembangkan pengetahuan tentang dunia kerja, kesempatan kerja , serta tanggung jawab dalam memilih suatu kesempatan kerja tertentu, sesuai dengan tingkat pendidikan yang diisyaratkan.
o   Mengembangkan kemampuan untuk memilih dan mempertemukan pengetahuan tentang dirinya dengan informasi tentang kesempatam yang ada secara tepat dan bertanggung jawab.
o   Mewujudkan penghargaan terhadap kepentingan dan harga diri orang lain.
o   Mandiri dan mengembangkan potensi secara optimal yang dijabarkan dalam berbagai bentuk kompetensi yang diindikasikan pada keefektifan siswa dalam kehidupan sehari-hari

2.      Tujuan Khusus Sekolah
o   Membantu murid-murid untuk mengembangkan pemahaman diri sesuai dengan kecakapan , minat, pribadi, hasil belajar serta kesempatan yang ada.
o   Membantu proses sosialisasi dan sensivitas kepada kebutuhan orang lain.
o   Membantu murid-murid untuk mengembangakan motif-motif intrinsik dalam belajar, sehingga tercapai kemajuan pengajaran yang berarti dan bertujuan
o   Memberikan dorongan di dalam pengarahan diri, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan keterlibatan diri dalam proses pendidikan.
o   Mengembangakan nilai dan sikap secara menyeluruh, serta perasaan sesuai dengan penerimaan diri (self acceptance)
o   Membantu di dalam memahami tingkah laku manusia
o   Membantu murid-murid untuk memperoleh kepuasan pribadi dan dalam penyesuaian diri secara maksimum terhadap masyarakat.
o   Membantu murid-murid untuk hidup dalam kehidupan yang seimbang dalam aspek fisik, mental dan sosiaBAB II
PEMBAHASAN

A.    Identitas Guru BK
Dra. Umul Hidayati atau biasa di panggi ibu ida ini adalah guru BK paling favorit di SMPN 91 ini lahir di Ngawi 8 Oktober 1964 (51 tahun) yang lalu beliau tinggal di daerah ciracas Jakarta Timur , Ibu ida sangat di kagumi oleh murid-muridnya karena karakteristik dan sifatnya yang baik, ramah dan mau terbuka kepada murid-muridnya. Beliau sudah menjadi guru bk selama 27 tahun. Sedikit cerita awalnya ibu ida tidak langsung mengajar di sekolah negeri (SMPN 91). Awalanya menjadi guru BK di sekolah swasta kemudian tahun 1992 mendapat SK (surat keputusan) CPNS di sekolah luar biasa anak nakal. Kemudian pada tahun 1998 mendapat SK CPNS di SMPN 91 Jakarta. Dan hingga sekarang.
Alasan ibu ida memilih menjadi guru BK dibanding guru mata pelajaran karena beliau sejak masih kecil sangat menyukai dan hobi membaca buku psikologi kemudian orang tuamya menginginkan supaya beliau menjadi guru saja, maka dari itu ibu ida memutuskan untuk menjadi guru BK saja karena berhubungan dengan psikologi dan juga sekaligus bisa memberikan layanan untuk siswa-siswa di sekolah.

B.    PERTANYAAN
1.      Sudah berapa lamakah ibu menjadi guru BK ?
(Sudah 27 tahun)
·         Tahun 1988 menjadi guru BK tetapi tidak langsung di sini (SMPN 91) awalnya guru di sekolah swasta tahun 1988-1996 SMA dan SMEA Vini Vidi Vici di daerah kelapa dua wetan ciracas Jakarta timur.
·         Tahun 1992 dapat SK Cpns penempatannya pada saat itu yang kosong ada disekolah luar biasa yang isinya anak-anak nakal di tingkat SMP tahun 1992-1998. Sekolah luar biasa anak nakal ini hanya ada 1 di Jakarta. Di indonesia hanya ada 2 yaitu di solo & Jakarta.
·         Namun pada tahun 1995 mulai muncul kegundahan mulai gak betah. Karena jadi guru bk di sekolah luar biasa anak nakal itu tidak ada hasilnya, karena anak didik saya pada saat kelas 2 SMP melakukan tindakan kriminal merampok perhiasan senilai 15 juta, anak itu memang sangat nakal luar biasa banyak anak-anak bilang dapet copet dari Blok M, Mayestik, Tanjung Priuk. Padahal pada saat itu saya punya kebanggaan “oh saya sukses menjadi guru bk” walaupun sebenarnya menjadi guru bk itu tidak bisa dinilai dari sisi itu saja tetap saja saya merasa bersalah.
·         Kemudian setelah itu pindah pada tahun 1995. 1998 mempunyai SK pindah disini (SMPN 91) sampai sekarang.
2.      Apakah saat pertama kali sebagai seorang guru bk muncul rasa grogi dalam diri ibu ?
·         Pertama kali justru groginya bukan pada saat menjadi guru bk tapi pada saat praktek pertama di SMP, kalau ada jam kosong/semua guru mata pelajaran tidak ada saya disuruh mengajar mata pelajaran yang kosong oleh mereka.
·         Tahun 1987 mengajar di SMP seperti guru biasa deg-degan pasti ada, sudah sarjana pertama kali mengajar di SMA swasta yang mempunyai tantangan cukup berat. Disitu saya belajar menjadi guru BK itu seperti apa.
3.      Apa yang menjadi alasan mendasar ibu memilih menjadi guru BK ? dan apakah itu cita-cita ibu sejak kecil ?
·         Alasan saya memilih guru bk adalah karena pertama kali tertarik dengan psikologi senang sekali membaca buku-buku yang berbau psikologi.
·         Sebenernya lulus smp saya disuruh orang tua daftar ke SPG (sekolah pendidikan guru) namun saya tidak berniat melanjutkan ke SPG karena setelah lulus pasti menjadi guru SD. Akhirnya saya masuk SMA Muhammadiyah jurusan IPA. Setelah lulus SMA saya ikut UMPTN namun pada saat itu UMPTN diulang sampai 3 kali karena bocor pada tahun 1983, dari 3000 siswa yang mendaftar hanya lulus 160 orang saja.
·         Tahun 1986 praktek di SMP , tahun 1987 praktek disekolah luar biasa anak nakal.
4.      Menurut ibu apakah menjadi guru bk merupakan tugas yang cukup berat , dan biasanya anak murid mengganggap guru bk itu sebagai polisi sekolah ? apakah ibu setuju dengan itu ?
·         Polisi sekolah pertama adalah guru piket, kalau ada masalah atau apapun pasti yang bertanggung jawab pertama kali adalah guru piket, kalau ada yang bilang apa-apa langsung diurus ke guru bk itu salah. Prosedurnya itu pertama kali guru piket terlebih dahulu kemudian di serahkan ke wali kelas sesudah itu baru ke guru bk.
5.      Masalah apa paling berat yang pernah ditangani ibu , ada atau tidak anak yang curhat ke ibu ?
·         Sejauh ini tidak ada masalah yang terlalu berat asik-asik saja. Allhamdulillah ada yang curhat ke saya tapi tergantung mereka bersedia menceritakan kepada saya atau tidak.
6.      Kalau misalkan ada masalah pada siswa, guru mata pelajaran / wali kelas suka ikut membantu atau tidak ?
·         Harus saling membantu , karena memang harus ada kerja sama guru BK dengan wali kelas agar semuanya berjalan dengan seimbang dan tidak menimbulkan kesalah pahaman. Sehingga kita bisa menyelesaikan masalah si anak dengan cara bermusyawarah.
7.      Disekolah ini ada atau tidak program tahunan, harian, bulanan ?
·         Pasti ada, jika tidak ada program tersebut maka sekolah tidak akan berjalan dengan baik bahkan di sekolah ini tersedia perpustakaan mini di ruang BK. Bukunya hasil sumbangan dari kakak kelas 3 yang mau lulus jadi mereka seperti memberikan kenang-kenangan untuk sekolah dan adik-adik kelasnya, judulnya pun bebas tapi setiap tahun kami memberikan tema yang berbeda-beda.
8.      Apakah ibu mempunyai format DCM/AUM PDSL ? jika ada bolehkah kami melihatnya ?
·         Setiap sekolah dan guru BK harus mempunyai format DCM/AUM PDSL ini, karena kalau tidak ada maka tidak bisa bekerja secara maksimal karena ini adalah perangkat yang penting untuk guru BK.
·         Buku harian (rahasia) siswa dibebaskan bercerita dengan menuliskan surat itu apabila siswanya pendiam maka dia tidak berani curhat secara langsung jadi dia bisa mengekspresikan lewat surat setelah itu baru diberikan ke saya sebagai guru BK.
·         Setiap hari guru BK punya catatan kemudian dikelompokan kedalam beberapa buku baik itu masalah pribadi, keluarga, social dan itu beda jenisnya.
9.      Apa alasan ibu memilih menjadi guru bk dibanding dengan guru bidang study yang lain ?
·         Alasannya simpel karena kalau mengajar PKN pusing tapi kalo mengajar BK saya punya rasa puas tersendiri, karena saya suka psikologi saja.
10.  Untuk format tes kemampuan bakat ibu mempunyai formatnya atau tidak ?
·         Untuk tes bakat/kemampuan kami mempunyai tapi biasanya kami bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan terkait.
11.  Di sekolah ini ada buku pelanggaran atau tidak ?
·         Kalau buku pelanggaran tergantung kepala sekolah. Kalau disini karena sudah beberapa kali berganti beberapa kepala sekolah jadi tidak ada buku pelanggaran.
12.  Bimbingan BK hanya 1 jam dikelas menurut ibu itu cukup efektif atau tidak dalam mengatasi bimbingan siswa ?
·         Belum tentu di setiap sekolah di berikan, tapi saya kalau masuk kelas hanya memberikan materi yang sedikit kalau memberikan bimbingan individu atau konseling itu lebih baik ke ruang BK saja karena harus memperlukan teknik yang lebih dari yang lain.
13.  Jika masuk kelas apa saja kegiatan yang ibu lakukan di dalam kelas ?
·         Kalau di dalam kelas saya lebih santai tujuannya agar merefresh otak mereka setelah mengikuti pelajaran yang berat seperti bahasa inggris, matematika. Caranya dengan memberikan game yang mengasah konsentrasi mereka, jika mereka salah berarti belum fokus dan belum konsentrasi.











BAB III
PENUTUP


·         Kesimpulan
Pada dasarnya bimbingan dan konseling di smpn 91 telah berjalan sesuai denganprinsip, fungsi dan asas bimbingan dan konseling. Perbandingan jumlah guru bk dengan jumlah siswa dirasa masih kurang , tetapi hal tersebut bisa ditangani dengan terbentuknya kerja sama antara guru bk, wali kelas dan guru mata pelajaran.
Dari pengertian-pengertian yang telah disampaikan, didapatkan garis besarnya dari bimbingan itu sendiri adalah sebagai berikut :
1.      Bimbingan merupakan upaya membantu dengan memberikan informasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh siswa sebagai objek bimbingan.
2.      Bimbingan dilakukan dengan cara menuntun dan mengarahkan seseorang untuk dapat mengambil keputusan yang tepat untuk dapat mengambil keputusan yang tepat untuk dapat mengambil keputusan yang tepat untuk dapat mengambil keputusan yang tepat untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan
3.      Bimbingan diberikan kepada satu orang atau lebih melalui tatap muka langsung.
Anggapan bahwa guru bk itu merupakan polisi sekolah masih cukup kuat, hal ini dibuktikan dengan rendahnya kesadaran pada diri siswa untuk datang langsung ke ruangan BK untuk mendapatkan layanan BK.

·         Saran
Untuk mengatasi masalah atau hambatan pelaksanaan BK di smp 91 hendaknya segera ditambah guru BK lagi. Agar siswa yang ingin berkonsultasi lebih merasa aman dan asas BK terutama kerahasian bisa terjaga. Guru BK jangan merangkap sebagai guru piket karena guru BK dan guru piket merupakan dua hal yang berbeda dan tentunya seorang guru BK akan kebingungan saat dihadapkan pada suatu mata pelajaran yang bukan ahli dalam bidangnya.

0 komentar:

Poskan Komentar