JASA ADMINISTRASI BP BK MURAH HUBUNGI KAMI DI 081222940294 DETAIL HARGA KLIK DISINI

Contoh PTK Kimia SMA

Contoh PTK Kimia SMA

JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK

HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini

Atau Cek FB Kami Disini

BAB I
 PENDAHULUAN
 A.  Latar Belakang 
     Masalah Ilmu kimia merupakan ilmu yang diperoleh dan dikembangkan berdasarkan eksperimen yang mencari jawaban atas pertanyaan apa,mengapa dan bagaimana gejala alam; khususnya yang berkaitan dengan komposisi, struktur dan sifat, transformasi dinamika dan energenetika zat yang melibatkan keterampilan dan penalaran. Ilmu kimia merupakan produk temuan sains dan proses.Oleh sebab itulah dalam penilaian dan pembelajaran kimia harus memperhatikan karakteristik ilmu kimia sebagai produk dan proses. Tetapi banyak orang beranggapan materi pelajaran eksakta terutama dalam hal ini kimia memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding materi pelajaran non eksak. Anggapan seperti ini tentu saja perlu disikapi oleh tenaga pendidik dalam upaya meningkatkan penguasaan siswa dalam memahami materi yang disampaikan. Selain itu tenaga pendidik harus mencari ide atau gagasan baru guna meningkatkan mutu pembelajaran yang berkualitas. Kenyataan bahwa kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit bagi siswa SMA. Hal ini dialami oleh siswa SMA Negeri 1  dimana nilai kimia umumnya rendah, hasil ulangan harian yang didapatkan siswa kelas  I SMA Negeri 1, rata-rata hasil ulangan harian kimia nilainya sangat rendah. Dari jumlah siswa sebanyak 31 orang, hanya 12 orang siswa atau 38,7% yang memperoleh ketuntasan belajar. Sedangkan 19 orang atau 61,3% siswa memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Salah  satu  permasalahan  yang  mengakibatkan rendahnya hasil belajar kimia adalah selama ini para siswa umumnya menerima pelajaran kimia dengan metode ceramah dan diskusi tanpa dikenalkan dengan model pembelajaran yang menggambarkan proses yang mendekati kenyataan yang sebenarnya. Bertolak dari sulitnya mengajarkan kimia khususnya pada topik-topik yang abstrak mendorong penulis untuk mencari alternatif cara mengajar kimia sehingga mampu menumbuhkan minat siswa untuk belajar kimia. Dengan timbulnya rasa senang belajar, diharapkan penguasaan siswa terhadap mata pelajaran kimia menjadi lebih baik. Pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran kimia Dalam  penelitian  tindakan  kelas  ini,  peneliti  mencoba  mengetengahkan  salah  satu  bentuk  pembelajaran  aktif,  kreatif,   efektif,  dan  menyenangkan. Dalam  penyampaian  pembelajaran   ini   peneliti  menggunakan  model pembelajaran kooperatif tipe SAVI. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis ingin meningkatkan nilai kimia pada siswa kelas X8 SMA Negeri  1 melalui penelitian dengan judul “Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas X8 Mata Pelajaran Kimia Materi Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe SAVI Pada SMA Negeri 1”. B.  Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : "Apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe SAVI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X8 mata pelajaran kimia materi ikatan ion dan ikatan kovalen pada SMA Negeri 1?"  C.  Tujuan Penelitian  Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X8 mata pelajaran kimia materi ikatan ion dan ikatan kovalen melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe SAVI pada SMA Negeri 1. E.  Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi : Sekolah Membantu memperbaiki proses pembelajaran, khususnya mata pelajaran  kimia, sehingga sekolah bisa memfasilitasi segala keperluan untuk kelancaran proses pembelajaran tersebut. Guru a.       Kegiatan pembelajaran kooperatif tipe SAVI dapat menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif dan efisien (suasana belajar yang kondusif), mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi dan inovatif serta meningkatkan pemahaman guru dalam melakukan tindakan kelas.  Sebagai upaya untuk mengatasi pembelajaran yang konvensional, dan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu proses belajar mengajar di kelas. b.      Kegiatan pembelajaran kooperatif tipe SAVI dapat menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif dan efisien (suasana belajar yang kondusif), mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi dan inovatif serta meningkatkan pemahaman guru dalam melakukan tindakan kelas     Siswa a.       Meningkatkan hasil belajar siswa. b.      Kegiatan pembelajaran dengan tipe SAVI dapat meningkatkan motivasi belajar, dan meningkatkan kegairahan belajar, karena bisa menarik perhatian siswa dengan anggota kelompoknya yang akan menimbulkan suasana belajar partisipatif dan menjadi lebih hidup, maka hasil belajarnya pun meningkat

0 komentar:

Poskan Komentar