JASA ADMINISTRASI BP BK MURAH HUBUNGI KAMI DI 081222940294 DETAIL HARGA KLIK DISINI

Contoh Satuan Layanan Di Bidang Karier

Contoh Satuan Layanan Di Bidang Karier 


JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK

HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini
Atau Cek FB Kami Disini



SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING

Tugas Perkembangan No. 8
Perilaku Kewirausahaan (memilki kemandirian perilaku ekonomi).

A.    Topik Permasalahan    : Menggali Ide Bisnis
B.     Bidang Bimbingan      : Bidang Karir
C.     Jenis Layanan              : Layanan Informasi, Penempatan dan Penyaluran
D.    Fungsi Layanan           : Pemahaman
E.     Tujuan Layanan dan Hasil yang ingin dicapai :
1.      Tujuan Layanan Bimbingan Klasikal ini adalah siswa mampu :
a.       Menciptakan usaha bisnis, dengan cemerlang
b.      Mengelola bisnisnya dengan baik
c.       Memproduksi hasil bisnisnya, sesuai dengan yang sudah di kelola.
2.      Hasil yang ingin dicapai :
Siswa dapat menggali ide bisnis yang sudah di kelolanya
F.      Sasaran layanan           : Siswa kelas XII SMK 2 Semarang
G.    Uraian Kegiatan          :
No.
Tahapan
Guru Pembimbing
Sikap Siswa
Nilai yang Ditanamkan
1.
Pendahuluan
(2   menit)
a.     Memberi salam
b.     Berdo’a
c.     Mengecek kehadiran siswa
d.    Menayangkan video guna untuk rileksasi pikiran siswa sebelum melakukan kegiatan.
e.     Apersepsi dengan mengaitkan materi layanan dengan tujuan dan karakter yang akan dikembangkan 
a.Menjawab salam
b.Berdo’a
c.Merespon

dMemperhatikan 




e. Mendengarkan
a.Santun
b.Religius
c.Disiplin

d.Menghargai




e.Menghargai
2.
Inti (5 menit)
Keterampilan















Pengetahuan

a. Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan layanan dengan memberikan materi tentang menggali ide bisnis dengan cara memberikan amplop yang berisi pertanyaan yang harus diselesaikan siswa




b. Membahas secara bersama-sama apa yang dijawab oleh siswa
c. Guru mengevaluasi jawaban siswa dan memberikan materi yangterkait

a.Mengamati
b.Mencoba
c.Menalar
d.Menyaji
e.Memperhatikan
f.Melakukan










g.Menguasai ilmu pengetahuan yang disampaikan

h.Mendengarkan dan memahami




a.Berpikir logis
b.Peduli
c.Kreatif
d.Mandiri












g.Berpikir kreatif


h.Menghargai
3.
Penutup
(3 menit)
a.    Menyimpulkan materi yang sudah disampaikan
b.    Melakukan penilaian terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram

c.    Menyampaikan rencana layanan pada pertemuan berikutnya
a.Mendengarkan


b.Melaksanakan







c.Melaksanakan

a.Mandiri


b.Penguasaan
c.Kreatif
d.Kerja sama





e.Menghargai 

H.    Materi Layanan           : Terlampir
I.       Metode                        : Ceramah, Tugas dan Diskusi
J.       Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas
K.    Alokasi Waktu            :
1.      Hari,Tanggal         : Rabu18 September 2013
2.      Waktu                   : 1 X 10 menit
3.      Biaya                     : Amplop 32 buah=8000 (@250)
L.     Penyelenggaraan Layanan : Praktikan
M.   Alat dan Media : LCD, Laptop, Video, dan Power Point
N.    Sumber Materi            : Hartono, Hadi. 2009. Cara Terbaik Memulai Usaha dari Nol. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
O.    Rencana Penilaian/Evaluasi :
a.       Penilaian Proses    : Mengamati dan memperhatikan kesungguhan, keaktifan, dan keantusiasan dan mengikuti materi melalui pengamatan
b.      Penilaian Hasil   : dilaksanakan setelah kegiatan pemberian layanan selesai dilaksanakan dengan cara :
1.    Laiseg    : memberikan formulir laiseg yang harus diisi oleh siswa tentang pemahaman layanan yang sudah diberikan (langsung setelah memberikan layanan)
2.    Laijapen  : mengevaluasi sejauh mana siswa dapat mengaplikasikan (setelah siswa melaksanakan layanan)
3.    Laijapang : mengevaluasi sejauh mana siswa benar-benar konsisten dalam melaksanakan layanan bimbingan (jangka panjang)
P.      Analisis: dari hasil evaluasi / penilaian dapat disimpulkan bahwa :
1.      Dari penilaian/evaluasi diketahui tingkat pencapaian materi dan pencapaian tujuan layanan
2.      Analisis kegiatan untuk diketahui hambatan dan dukungan dalam pencapaian tujuan layanan
Q.    Tindak Lanjut: melakukan tindak lanjut bagi siswa yang melakukan hubungan lanjutan baik secara individu maupun kelompok
R.     Keterkaitan Layanan ini dengan kegiatan pendukung: Layanan pengumpulan data kebutuhan siswa yang sebagai bahan judul materi bimbingan klasikal.
S.      Catatan Khusus           :

MATERI SATUAN LAYANAN
MENGGALI IDE BISNIS

Ide bisnis tidak datang dengan sendirinya. Tapi bisa datang kapan saja dan di mana saja. Ide datang karena sebuah proses kristalisasi atas perjalanan hidup yang pernah dilalui. Bahkan ide bisnis bisa datang lewat mimpi seperti yang dituturkan Ciputra dalam The Ciputra’s Way, yang ditulis Andrias Harefa, “Saya selalu bermimpi. Dalam mimipi saya itu saya melihat taman yang begitu indah, sehingga ketika bangun, saya tidak dapat lagi menggambarkan bagaimana indahnya taman dalam mimpi saya itu. Oleh karena dalam keadaan sadar saya tidak mampu menggambarkan yang seindah mimipi saya itu.”
Banyak ide bsnis yang melintas dibenak kita, tetapi sulit direalisasikan. Karena keterbatasan pengetahuan dan pendalaman konsepsi dan teknis atas ide tersebut. Ide bisnis harus dirangkai, diracik, dipikirkan, dianalisis, dan dipoles sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah konsep bisnis. Bila ide bisnis itu tidak bisa dikembangkan, maka ide hanya bisa menjadi sebatas mimpi. Oleh karena itu, sebaiknya setiap ide yang muncul bisa dicatat secara detail dalam agenda. Siapa tahu esok akan menggagas ide bisnis sehingga bisa kembali dibuka untuk dibaca.
A.  Kumpulan informasi tentang ide bisnis
1.      Kujungi pusat perbelanjaan,
2.      Pergi ke kota lain,
3.      Ikuti pendidikan Non-formal,
4.      Telaah Literatur,
5.      Betanya pada orang lain,
6.      Magang,
7.      Lihat pameran,
8.      Berselancar d internet.
B.  Menyesuaikan dengan potensi diri
Untuk memudahkan kita dalam mengelola informasi jenis usaha apa saja yang sudah ada dalam pikiran anda, coba anda tuangkan dalam tabel pengukuran jenis usaha dengan potensi diri. Tentunya dengan melakuakan beberapa kegiatan dalam proses pencarian ide bisnis. Anda perkirakan seberapa jauh kecocokan jenis usaha tersebut dengan potensi diri anda.
C.  Lakukan analisis terhadap ide bisnis tersebut dengan pendekatan potensi diri yang meliputi:
1.      Pengetahuan
2.      Kemampuan
3.      Minat
4.      Potensi modal
D.  Menjaring Ide Bisnis
Setelah anda melakukan analisis terhadap jenis usaha yang sesuai dengan potensi diri anda, di antara beberapa jenis usaha tersebut lakukan penyaringan menjadi tiga besar sesuai skala prioritas yang menurut pertimbangan anda sangat mungkin untuk bisa diwujudkan. Bila tidak, maka ide bisnis itu hanya sekedar ide. Buatlah skala prioritas jenis usaha berikut konsep bisnis secara singkat dan perkiraan kebutuhan modalnya, baru kemudian anda ukur potensi usahanya.
E.   Mengukur Potensi Usaha
Adalah memperhitungkan peluang usaha dengan mengidentifikasi tren usaha, tingkat persaingan, daya beli calon konsumen, dan pemasok. Potensi usaha terbuka lebar apabila memiliki siklus hidup yang panjang, tingkat persaingan yang tidak tinggi, calon konsumen memiliki daya beli, dan memiliki pasokan barang yang terkendali. Antara lain:
1.      Trens Bisnis
2.      Persaingan
3.      Calon konsumen
4.      Pemasok.
F.      Mengambil keputusan
Sebelum anda mengambil keputusan untuk memilih beberapa alternatif jenis usaha yang sudah anda analisis, coba anda diskusikan dengan keluarga, kawan, dan siapasaja yang anda mau. Bahkan kenalan anda yang pengusaha bisa anda mintai pertimbangan, pendapat, dan saran. Tidak perlu tergesa-gesa ketika mengambil keputusan. Untuk perbandingan, coba kita lihat bagaimana kisah seorang Purdi E. Candra dalamMenjadi Enterpreneur Sukses (2005), “Haruskah saya membuka rumah makan padang?” itulah pertanyaan yang sempat muncul dalam benak saya saat itu. Ketika ide semacam ini saya coba lontarkan pada orang lain, mereka malah pesimis dan menanyakan, “Mengapa anda harus membuka bisnis rumah makan padang, padahal bisnis seperti itu kan sudah menjamur. Apakah punya prospek bagus?”
Pendapat lain di kemukakan oleh Handito Hadi Joewono pada kolom konsultasi–peluang usaha (No.11/Thn 2007), “Beberapa pertimbangan dalam memilih bisnis baru antara lain menyenangkan, unik, gampang, punya keuntungan, dan mudah di pasarkan. Memang untuk menjadi seorang pengusaha, harus berani mengambil keputusan. Ketika keputusan itu sudah diambil harus konsisten untuk membangun usaha tersebut agar bisa maju dan berkembang. Ingat, membuka usaha itu memakai modal yang mungkin tidak sedikit. Keseriusan, semangat, dan memberikan polesan yang tebaik untuk membangun usaha sangat dibutuhkan dalam memulai usaha baru.
DAFTAR PUSTAKA
Hartono, Hadi. 2009. Cara Terbaik Memulai Usaha dari Nol. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

0 komentar:

Poskan Komentar