JASA ADMINISTRASI BP BK MURAH HUBUNGI KAMI DI 081222940294 DETAIL HARGA KLIK DISINI

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

Rangkuman  Materi Bahasa Indonesia



JASA PEMBUATAN ADMINISTRASI BP/BK DI SEKOLAH DAN PTK/BK

HUBUNGI KAMI DI 081222940294
WA: 081222940294
BBM: 5AA33306

Untuk Detail Harga Administrasi Dan Perangkat BK Klik Disini
Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini

Atau Cek FB Kami Disini


Kompetensi 1
1.      Membaca
Membaca berbagai informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat dan berbagai bentuk teks.
A.   
Menentukan gagasan pokok, simpulan, makna istilah, kalimat penjelas, pernyataan yang sesuai dengan  isi paragraf
Unsur – Unsur Paragraf 

Setiap paragraf mengandung gagasan pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas. Gagasan pokok merupakan gagasan yang mendasari terbentuknya sebuah wacana. Gagasan pokok disebut juga gagasan utama atau ide pokok. Gagasan pokok terletak di awal, akhir, awal dan akhir, atau di seluruh paragraf.
Paragraf yang memiliki gagasan pokok di awal paragraf disebut paragraf deduktif. Paragraf yang memiliki gagasan pokok di akhir paragraf disebut paragraf induktif. Paragraf yang memiliki gagasan pokok di awal dan akhir paragraf disebut paragraf campuran. Paragraf yang memiliki gagasan pokok di seluruh paragraf disebut paragraf narasi/ineratif.
Gagasan pokok dalam suatu paragraf terletak dalam kalimat utama. Kalimat utama didukung oleh beberapa kalimat penjelas. Kalimat penjelas dalam sebuah paragraf memiliki kesatuan yang utuh dan memiliki susunan yang runtut.
Selain menentukan isi paragraf, Anda dapat menentukan simpulan paragraf. Simpulan adalah sesuatu yang disimpulkan atau pendapat terakhir berdasarkan uraian sebelumnya. Simpulan dapat diketahui berdasarkan letak gagasan pokok. Simpulan harus sesuai dengan isi paragraf.
Contoh soal
1.      Perhatikan paragraf berikut!
Masih banyak guru yang belum mengetahui adanya buku pelajaran digi­tal. Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyiapkan 49 judul buku digital kecil di internet. Walaupun program tersebut sangat bermanfaat dan menguntungkan murid dan orang tua, guru belum sepenuhnya memahami cara memperolehnya. Di samping itu, banyak guru belum mengenal buku digital yang diakses dari internet sehingga mereka juga harus dibekali pengetahuan tentang internet.
Disadur dari  : www.transparasipendidikan.blog spot.com /2008/06/buku-digital­masih-asing-sosialisasi.html
Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ...
A. Empat puluh sembilan judul buku digital.            C. Kemungkinan penggunaan buku digital.
B. Buku pelajaran digital di internet.                        D. Keuntungan program buku digital.
E. Pengetahuan guru tentang buku digital.
2.      Terbitnya buku Kraton Jogja, selain menambah bacaan, diharapkan juga bisa menggugah provinsi lain untuk mengangkat simbol dan filosofi budaya masing-masing. Dengan begitu akan terjadi dialog dan transformasi di kalangan masyarakat. Demikian dikatakan Sultan Hamengku Buwono X dalam peluncuran buku Kraton Jogja di Gandaria Height, Jakarta, Rabu, 25 Juni. Sultan menambahkan, melalui buku dan dialog, masyarakat etnik akan saling mengenal sehingga dapat saling menghargai. Menurut Sultan Hamengku Buwono X sikap saling mengenal dan menghargai dinilai penting karena dewasa ini ada kecenderungan untuk melupakan hal-hal yang bernuansa kearifan lokal. Padahal, dari kearifan lokal dapat dibangun kebersamaan sebagai suatu bangsa.
 Simpulan paragraf di atas adalah ...
A.    Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan penerbitan buku Kraton Jogja dapat mendorong provinsi lain untuk mengembangkan budaya masing-masing.
B.     Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa melalui buku dan dialog, masyarakat etnik Indonesia akan saling mengenal dan menghargai.
  1. Sultan Hamengku Buwono X menilai bahwa pada saat ini ada kecenderungan masyarakat untuk melupakan hal-hal yang bernuansa kearifan lokal.
  2. Sultan Hamengku Buwono X mengatakan buku Kraton Jogjadapat mengangkat simbol dan filosofi budaya daerah-daerah lain di Indonesia.
E.     Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan dengan peluncuran buku. Kraton Jogja terjadi ke­cenderungan untuk melupakan hal-­hal yang bernuansa kearifan lokal.

B.    
Menentukan jenis laporan
Jenis Laporan 
C.     
Laporan ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara struktural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan. Hal yang ditulis dalam laporan sama dengan peristiwa yang terjadi atau dialami. Laporan dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan sifat, bentuk, dan kegiatan
Berdasarkan sifatnya, laporan dibedakan menjadi tiga sebagai berikut.
1.         Laporan formal merupakan laporan yang memenuhi ciri-ciri formal sebuah buku, seperti judul, pengesahan, moto, persembahan, kata pengantar, daftar isi, abstrak, pendahuluan, isi, penutup, daftar pustaka, dan indeks. Laporan formal menggunakan bahasa Indonesia yang resmi.
2.         Laporan semiformal merupakan laporan yang bentuknya mirip laporan formal, tetapi unsur-unsurnya tidak selengkap laporan formal. Laporan semiformal menggunakan bahasa Indonesia yang  resmi.
3.         Laporan nonformal merupakan laporan yang tidak memuat unsur-unsur laporan formal. Laporan nonformal berbentuk paparan atau cerita. Bahasa yang digunakan dalam laporan nonformal adalah bahasa Indonesia resmi atau baku.
Berdasarkan bentuknya, laporan dibedakan menjadi enam jenissebagai berikut.
1.         Laporan berbentuk formulir isian
2.         Laporan berbentuk surat
3.         Laporan berbentuk memo
4.         Laporan berbentuk paparan, uraian, atau cerita
5.         Laporan berbentuk naskah
6.         Laporan berbentuk buku
Berdasarkan kegiatannya, laporan dibedakan menjadi tujuh jenis sebagai berikut.
1.         Laporan kegiatan
2.         Laporan penelitian
3.         Laporan hasil wawancara
4.         Laporan hasil kunjungan
5.         Laporan perjalanan
6.         Laporan hasil diskusi
7.         Laporan hasil menelaah buku
8.         Laporan hasil pengamatan

Contoh Soal
1. Perhatikan kutipan laporan berikut!
Belasan wisatawan Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jateng, mengalami luka bakar akibat Kapal Motor (KM) Bangkit 01 yang mereka tumpangi meledak. Meledaknya KM Bangkit 01 terjadi sekitar pukul 10.15 WIB pada Jumat, 23 Desember 2011. Berdasarkan informasi yang kami himpun, peristiwa terjadi ketika KM Bangkit 01 ini hendak berangkat mengantar wisatawan yang akan menyaksikan prosesi larung sesaji(rangkaian ritual sedekah laut di Pantai Teluk Penyu) di Pulau Majeti sebelah selatan Pulau Nusakambangan.
Sumber: Warta Jateng, Sabtu, 24 Desember 2011
Laporan di atas termasuk jenis laporan …
A.    kunjungan                              D. perjalanan
B.     peristiwa                                E. pengamatan
C.     kegiatan
3.      Laporan berikut yang merupakan laporan pengamatan adalah ...
A.      Pada Jumat, 23 Desember 2011, kegelapan melanda sebagian wilayah Kota Solo akibat padamnya lampu-lampu penerangan jalan. Kegelapan ditemui antara lain di sebagian Jalan Slamet Riyadi, sebagian Jalan Adi Sucipto, Manahan, tepatnya di sekitar Mapolres Solo, dan sebagian Jalan Bhayangkara.
B.       Sempat dinyatakan hilang di Gunung Lawu, Muhammad Ardian, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Mahasiswa tersebut ditemukan di Hargo Pusoro, salah satu puncak Gunung Lawu.
C.       Kami berangkat menuju Panggung Krapyak, Yogyakarta pukul 09.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan hampir 2 jam kami tiba di objek wisata tersebut. Kemudian, kami mengelilingi bangunan tersebut. Bangunan tersebut berbentuk persegi empat dengan luas 17,6 x 15 m, dindingnya terbuat dari bata merah yang dilapisi semen car Berta disusun setinggi 10 m. Bangunan ini memiliki empat ruang dan lorong yang menghubungkan setiap sisi pintu.
D.      Perjalanan ke Yogyakarta, kami mulai dari Semarang pukul 06.00 WIB melalui jalur Selo, Boyolali. Tujuan pertama kami adalah ke candi Borobudur. Setelah melalui Boyolali, lalu kami naik menuju jalur Selo. Kemudian, kami melalui objek wisata Ketep Pass. Dari Ketep Pass ini kami dapat melihat keindahan Gunung Merapi dari dekat. Di sang tampak bekas letusan Gunung Merapi. Setelah itu, kami menuju arch Muntilan tempat candi Borobudur berada. Setelah dari candi Borobudur, kami langsung menuju Malioboro, Yogyakarta.
E.       Siswa-siswi SMK Pusaka mengadakan kegiatan pasar murah dan pentas seni di Desa Sambirejo. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah menghibur masyarakat yang terkena bencana tanah longsor, Kamis, 22 Desember 2011 yang lalu. Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00. Masyarakat terlihat antusias dalam mengikuti acara tersebut.

C.   
Menentukan isi petunjuk kerja 
Isi Petunjuk Kerja 

Petunjuk kerja berisi  langkah-langkah melakukan sesuatu pekerjaan  atau proses melakukan pekerjaan atau proses membuat sesuatu. Bahasa yang digunakan dalam  petunjuk berupa kalimat efektif, jelas dan mudah dimegerti. Petunjuk kerja tersebut harus dilakukan secara urut agar hasil yang diperoleh sesuai dengan  yang kita inginkan.
Perhatikan petunjuk berikut !
Petunjuk Menanam Bibit Rambutan dalam Drum
1)   Buatlah lubang pada media tanah yang ada dalam drum. Sesuaikan ukuran lubang dengan ukuran perakaran bibit rambutan.
2)   Tambahkan pupuk NPK, dengan perbandingan 15:15:15, sebanyak 100 gram ke dalam lubang.
3)   Aduklah pupuk NPK yang telah dicampur dengan tanah hingga merata.
4)   Setelah pupuk NPK dan tanah tercampur rata, tanamlah bibit ram­butan pada media tanah yang ada dalam drum.
5)   Tekanlah tanah pada bagian pangkal bibit perlahan-lahan.
6)   Kemudian, siramlah tanah sampai cukup basah.
7)   Untuk sementara waktu, tutuplah bibit rambutan dengan kantung plastik transparan.
8)   Letakkan bibit rambutan di tempat yang teduh sampai tumbuh tunas.
9)   Jika sudah tumbuh tunas-tunas rambutan baru, singkirkan penutup bibit rambutan.
Pernyataan yang sesuai dengan isi petunjuk adalah ...
  1. Pembuatan lubang dalam drum sebaiknya dibuat agak lebar dari ukuran perakaran bibit rambutan.
  2. Pupuk NPK sebanyak 100 gram ditebar di sekeliling akar bibit ram­butan.
  3. Pupuk NPK dan tanah sebaiknya tidak dicampur rata.
  4. Untuk sementara waktu, bibit ram­butan ditutup dengan kantung plastik transparan.
  5. Penutup rambutan dari kantong plastik transparan dibiarkan hingga pohon rambutan berbuah.

D.   
Memntukan isi riwayat hidup/biografi 
Isi Riwayat Hidup/Biografi 

Daftar riwayat hidup adalah  daftar tentang segala sesuatu yang telah dialami atau dilakukan  seseorang. Daftar riwayat hidup berisi identitas seseorang dari nama, alamat, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, agama, pengalaman berorganisasi, pengalaman kerja, dan pendidikan. Daftar riyawat hidup harus diisi dengan sebenar-benarnya atau sejujur-jujurnya. Kejujuran pengisian  daftar riwayat hidup dapat mencerminkan  si pengisi cermat dan dapat dipercaya. 
Biografi merupakan catatan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Biografi berisi paparan kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua, bahkan sampai meninggal dunia. Semua jasa, hasil karya, dan segala hal yang dihasilkan atau dilakukan oleh seorang tokoh juga dijelaskan dalam buku biografi.
Contoh Soal
1. Perhatikan kutipan biografi berikut!
Karya-karya besar Dr. Ir. Ciputra begitu beragam. Hampir semua subsektor properti dijamahnya. la kini mengendalikan lima kelompok usaha Jaya, Metropolitan, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development yang masing-masing memiliki bisnis inti di sektor properti. Proyek kota barunya kini berjumlah sebelas buah yang tersebar di Jabotabek, Surabaya, dan Vietnam dengan luas lahan mencakup 20.000 hektare lebih.
Kutipan biografi tersebut menceritakan ...
A.       Riwayat pendidikan Ciputra.
B.       Karya-karya besar yang dirintis Ciputra.
C.       Jabatan yang diduduki oleh Ciputra.
D.       Anak perusahaan Ciputra Group.
E.        Pengusaha rekanan Ciputra.

E.    
Memntukan isi grafik / matriks 
Isi Grafik/Matriks 

Grafik adalah gambaran pasang surut suatu keadaan  atau data yang ada dengan garis atau gambar. Grafik dibedakan menjadi tiga macam, yaitu grafik batang, grafik garis, dan grafik lingkaran.
1.      Grafik batang adlaah lukisan naik  turunnya data berupa batang atau balok dan dipakai untuk menekankan perbedaan  tingkatan atau nilai berupa aspek.
2.      Grafik garis adalah lukisan  naik turunnya data berupa garis yang dihubungkan dari titik-titik data secara berurutan. Grafik ini dipakai untuk menggambarkan  perkembangan atau perubahan dari waktu-ke waktu.
3.      Grafik lingkaran adalah gambaran naik turunnya data berupa lingkaran untuk menggambarkan  presentase dari nilai total atau seluruhnya.
Matriks adalah tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
Isi grafik dan matriks dapat diuraikan ke dalam kalimat. Anda harus teliti memper­hatikan angka-angka di dalamnya.
Membaca grafik dan matriks dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.
1.      Membaca judul grafik dan matriks untuk  mengetahui gambaran isi grafik dan matriks.
  1. Membaca informasi yang terdapat dalam baris dan kolom atas, samping, dan bawah.
  2. Mengajukan pertanyaan tentang isi grafik dan matriks.
  3. Menjawab pertanyaan tersebut sesuai isi tabel.
Anda dapat mengetahui isi grafik dan matriks dengan cepat dan tepat dengan membaca judul dan informasi yang terdapat dalam tabel, grafik, dan diagram.
Contoh Soal
Jenis Tanaman
Komposisi Kimia Nira
Kadar Air
Kadar Gula
Kadar Protein
Kadar Lemak
Kadar Abu
Aren 1
Aren 2
88.85
87.66
10.02
12.04
0.23
0.38
0.02
0.02
0.03
0.21
Lontar
Nipah
87.78
86.30
10.95
12.23
0.25
0.21
0.02
0.02
0.10
0.43
Kelapa 1
Kelapa 2
87.78
88.40
10.33
10.27
0.21
0.41
0.17
0.17
0.37
0.38
Hal yang digambarkan dalam matriks adalah ...
A.       Jumlah kadar materi dalam berbagai jenis tanaman.
B.       Komposisi nira dalam berbagai jenis pohon.
C.       Jumlah kadar komposisi dalam nira tanaman.
D.       Komposisi nira dalam berbagai jenis tanaman.
E.        Persentase kadar nira dalam tanaman.

F.    
Menentukan tanggapan logis dan tanggapan yang sesuai dengan isi paragraf 
Tanggapan terhadap Isi Paragraf 

Tanggapan adalah sambutan terhadap hal, peristiwa, masalah, ucapan, pendapat, atau gagasan yang berupa kritik, komentar, atau yang lain. Tanggapan dapat berupa pernyataan setuju, tidak setuju, tidak suka, suka atau menambahkan pendapat.
Contoh Soal
Para penebang pohon liar tidak peduli dengan penanaman kembali pohon atau reboisasi. Pohon-pohon ditebang tanpa izin untuk keperluan pribadi tanpa memedulikan kelestarian lingkungan. Dari 130 juta ha luas hutan di Indonesia, seluas 42 juta ha hutan di Indonesia tanpa pohon atau gundul. Lahan-lahan hutan yang gundul tersebut menyebab­kan terjadi bencana. Bencana tanah longsor dan banjir adalah akibat dari penggundulan hutan.
Tanggapan logis terhadap paragraf di atas adalah ...
A.    Penanaman kembali pepohonan di hutan membutuhkan waktu cukup lama.
B.    Untuk tetap menjaga kelestarian hutan, para penebang sebaiknya melakukan reboisasi.
C.    Hutan merupakan paru-paru dunia yang harus dilestarikan.
D.    Semakin lama hutan di Indonesia akan habis.
E.     Dunia menyalahkan Indonesia jika hutan di Indonesia habis.

G.   
Menentukan kata baku/tidak baku, kata bersinonim/berantonim, kata bermakna konotasi, kata bermakna denotasi, dan perubahan makna kata 
Pilihan Kata 


Paragraf disusun menggunakan pilihan kata yang tepat. Kata-kata yang digunakan dapat berupa kata baku, kata bersinonim, kata berantonim, kata bermakna konotasi atau denotasi, dan kata yang mengalami perubahan makna.
Kata baku merupakan kata yang cara pengucapan atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar yang dibakukan. Kaidah standar yang dimaksud dapat berupa:
1.       pedoman Ejaan yang Disempurnakan (EyD),
2.       tata bahasa baku, dan
3.     Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Kata tidak baku adalah kata yang cara pengucapan atau penulisannya tidak memenuhi kaidah-kaidah standar tersebut.
Selain menggunakan kata baku, kalimat juga disusun beberapa kata. Setiap kata memiliki makna atau arti.
Makna kata dalam bahasa Indonesia dibedakan menjadi kriteria berikut.
1.      Makna Leksikal dan Makna. Gramatikal
Makna leksikal merupakan makna yang terdapat pada kata dasarnya tanpa
bergabung dengan bentuk lain. Makna leksikal dapat dilihat dalam kamus Indonesia. Makna gramatikal merupakan makna yang timbul akibat proses penggabungan bentuk yang satu dengan bentuk yang lain.
2.      .Makna Denotasi dan Konotasi
Makna denotasi merupakan makna dasar atau makna yang menunjuk langsung atau sesuai dengan acuan atau referennya. Sebaliknya, makna konotasi merupakan makna tambahan atau makna tidak sebenarnya dan tidak mengacu referennya.
Makna-makna dalam bahasa Indonesia memiliki hubungan. Hubungan makna ini menyangkut kesamaan makna (sinonim), kebalikan makna (antonim), ketercakupan makna (hiponim), kegandaan makna (polisemi dan ambiguitas), dan kelebihan makna (redundansi).
Sinonim adalah dua kata atau lebih yang memiliki makna yang sama atau hampir sama.
Contoh : Mati, meninggal, wafat, tewas
Antonim merupakan dua kata atau lebih yang memiliki makna berkebalikan.
Contoh : Bagus >< jelek , Besar >< kecil
Homonim merupakan dua kata atau lebih yang ejaan atau lafalnya sama, tetapi maknanya berbeda.
Contoh : Bisa : racun , Bisa : dapat
Homofon yaitu dua kata atau lebih yang ucapannya sama, tetapi berbeda ejaan dan maknanya.
Contoh : Bank - bang, sangsi - sanksi
Homograf adalah dua kata atau lebih yang sama ejaannya, tetapi berbeda ucapannya.
Contoh : Tahu : lauk , tahu : paham
Hiponim adalah kata atau frasa yang maknanya dianggap merupakan bagian dari kata yang lain.
Contoh : Warna, bunga
Hipernim adalah kata atau frasa yang maknanya dianggap lebih umum dari kata lain.
Contoh  : merah, kuning dll
Polisemi adalah bentuk bahasa yang memiliki beberapa makna dan maknanya masih dapat dirasakan. Maknanya memiliki hubungan dengan makna dasarnya
Contoh kata “anak”
-          Anak kandung
-          Anak tangga
-          Anak panah
Makna dalam bahasa Indonesia juga mengalami perubahan makna. Perubahan makna kata dalam bahasa Indonesia meliputi meluas, menyempit, peyoratif, amelioratif, asosiatif, sinestesia.
Contoh: Peyoratif
Penjara, bunting, laki-bini, perempuan dll
Contoh: Amelioratif
Lembaga pemasyarakatan, nikah, wanita dll
Contoh: Asosiatif
Pejabat itu di ciduk polisi (ditangkap)
Contoh: Sinestesia
Perkataannya sangat pedas.
Contoh Soal
1.      Bacalah paragraf berikut dengan saksama !
1)Arno menyerahkan photocopy kartu tanda penduduk dan kartu keluarga untuk mendapatkan beras murah. 2) Panitia lantas memberinya kupon beras dan menyuruhnya antre. 3) Akan tetapi, mereka kecewa karena beras murah yang dijanjikantidak ada. 4) Sementara itu, warga terus berdatangan. 5) Mereka pun kecewa dan mengatakan bahwa mereka tertipu.
Kata bercetak miring yang penulisannya tidak sesuai dengan EyD terdapat pada kalimat nomor ....
A.  1)              D. 4)
B.   2)             E. 5)
C.   3)
2.      Bacalah paragraf berikut dengan seksama !
Selain kekurangan tenaga akuntansi  dan keuangan, beberapa daerah di Indonesia juga kekurangan guru profesional.Makna istilah profesional pada paragraf di atas adalah ....
A.         hasil kerja
B.         mempunyai profesi
C.         berkepandaian khusus
D.         tidak amatir
E.         bidang pekerjaan
3.      Bacalah paragraf berikut!
      1) Tiga wakil Indonesia di ajang kejuaraan antarklub se-Asia tinggal menyisakan satu pertandingan terakhir di babak penyisihan grup. 2) Arema FC sudah memastikan berada di dasar klasemen Grup G Piala AFC (AFC Cup) 2011. 3) Arema FC hanya mampu sekali bermain imbang dalam lima pertandingan yang sudah dijalani. 4) Sementara itu, hasil berbeda diterima Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC. 5) Persipura sudah memastikan diri lolos ke babak 16 Besar Piala AFC 2011, sedangkan Sriwijaya FC berada di posisi ketiga grup.
Kalimat yang menggunakan kata bersinonim ditandai dengan nomor ....
A.       1)                     D. 4)
B.       2)                     E. 5)
4.       Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
1) Keterbatasan kemampuan fisik bukan berarti tidak dapat berprestasi. 2) Banyak anak yang tergolong anak berkebutuhan khusus ternyata mempunyai segudang prestasi atau keahlian. 3) Salah satu anak ber­kebutuhan khusus yang berprestasi adalah Muhammad lqbal. 4) Meskipun lqbal buta, is mampu mewakili Lampung pada Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional (FL2LN) untuk pendidikan luar biasa di Yogyakarta. 5) lqbal mampu bernyanyi dan memain­kan alat musik organ.
Kata yang berkonotasi negatif dalam paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor ....
A.       1)                     D. 4)
B.     2)                      E. 5)
C.     3)
5.      Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
1)      Kami sangat mengharapkan kehadiran Saudara ke acara kami.
2)      Kak Bayu telah mendapatkan  gelar Sarjana Pendidikan  dari Universitas Pendidikan Indonesia.
3)      Bu Ratri telah melahirkan  tadi pagi.
4)      Meskipun pejabat, ia akan tetap dipenjara
5)      Wajah gadis yang berdiri di depan gapura itu manis sekali
Kata yang mengalami perubahan makna menyempit terdapat pada kalimat …
A.    1 )                    C. 3)                            E.  5) 
B.     2)                     D. 4)

H.   
Menentukan kalimat tanya yang sesuai dengan konteks  
Kalimat Tanya 

Sebuah teks mengungkapkan suatu hal atau masalah. Hal atau masalah yang terdapat dalam teks dapat dibuat sebuah pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam teks.
Kalimat tanya dibedakan menjadi berbagai jenis. Kalimat tanya dapat dibedakan menjadi kalimat tanya biasa, tanya retoris, kalimat tanya bertujuan untuk klarifikasi atau konfirmasi, dan kalimat tanya tersamar.
Kalimat tanya biasa merupakan kalimat tanya meminta penjelasan atau menggali informasi. Kalimat tanya retoris merupakan kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban atau tidak mengharuskan adanya jawaban. Kalimat tanya retoris cenderung bersifat pernyataan hanya untuk mencari perhatian atau bermaksud memberi semangat, gugahan, atau kritik. Kalimat tanya retoris sering digunakan dalam pidato-pidato. Kalimat tanya yang bertujuan untuk mengonfirmasi atau mengklarifikasi menggunakan kata tanya dengan partikel -kah, misalnya benarkah, akankah, sudahkah, dan lain-lain. Kalimat tanya klarifikasi adalah kalimat tanya yang memerlukan jawaban ya, tidak, atau bukan. Kalimat tanya tersamar adalah kalimat yang berisi pertanyaan yang diajukan secara tidak langsung, bukan untuk menggali informasi, klarifikasi, dan konfirmasi, melainkan mengandung maksud-maksud lain. Kalimat tanya tersamar dapat mengandung maksud memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, mengejek, meyakinkan, menyetujui, menyanggah, dan menawarkan sesuatu.
Contoh Soal
1.      Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Pada tahun 2012 pelancong luar negeri yang datang ke Indonesia diprediksi akan mencapai 8 juta orang. Target tersebut naik 3,9% dibandingkan target tahun 2011, yakni sebesar 7,7 juta wisatawan. Nia Niscaya, Direktur Jenderal Promosi Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf), berpendapat kenaikan tersebut disebabkan oleh peningkatan promosi pariwisata Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, target tahun 2012 tersebut bisa tercapai. Survei Minat Wisata Global 2011 menunjukkan, 4,25% pelancong global ingin mengunjungi Indonesia dalam dua tahun mendatang. Riset dilakukan PT Visa Worldwide Indonesia terhadap 11.620 responder dari 23 negara.
Kalimat tanya yang jawabannya terdapat dalam paragraf tersebut adalah ...
A.       Berapa jumlah pelancong luar negeri yang datang tahun 2012?
B.       Bagaimana persiapan Pemerintah untuk menyambut kedatangan pelancong luar negeri?
C.       Apa upaya Pemerintah Indonesia untuk memperbaiki sarana prasarana pariwisata Indonesia?
D.       Bagaimana hasil Survei Minat Wisata Global 2011 ?
E.        Apa yang menyebabkan wisatawan luar negeri tertarik datang ke Indonesia?
2. Perhatikan paragraf berikut ini!
Tidak hanya barang-barang China yang beredar di pasar Indonesia. Barang-­barang Indonesia pun kini menyerbu negeri Tirai Bambu. Bahkan, untuk pertama kalinya, ekspor Indonesia ke China lebih tinggi jika dibandingkan dengan impor Indonesia dari China. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia dengan China mengalami surplus US$106,9 juta.
Kalimat tanya berikut ini yang berbentuk klarifikasi adalah ...
A.   Mengapa ekspor Indonesia ke China lebih tinggi daripada impor Indonesia dari China?
B.   Bagaimana kondisi ekspor Indonesia saat ini?
C.   Benarkah ekspor Indonesia ke China lebih tinggi daripada impor Indonesia dari China?
D.   Berapa surplus ekspor-impor Indonesia dengan China menurut BPS?
E.   Apa saja barang yang diekspor Indonesia ke China?

I.      
Menentukan kalimat yang berbentuk opini/fakta dalam paragraf
Kalimat Fakta dan Opini 

Kalimat yang digunakan dalam paragraf atau bacaan dapat berupa fakta dan opini. Fakta merupakan sesuatu atau hal yang benar-benar terjadi. Semua orang akan mengatakan pernyataan yang sama terhadap sebuah fakta. Lawan dari fakta adalah pendapat (opini).
Pendapat (opini) merupakan gagasan, ide, atau pemikiran seseorang terhadap suatu peristiwa, hal, atau masalah. Pendapat seseorang terhadap suatu masalah, hal, atau peristiwa dapat berbeda dari pendapat orang lain.
Contoh Soal
1. Perhatikan paragraf berikut!
1) Pertumbuhan permintaan pasar sepanjang tahun ini tidak hanya terjadi pada pasar sepeda motor. 2) Per­tumbuhan ekonomi dan industri juga berdampak pada bisnis penyewaan sepeda motor bagi korporasi. 3) PT Wahanaartha Motorental (Motorent) yang bergerak di bidang penyewaan sepeda motor business to business (B2B) pada tahun 2011 ini merealisasikan penyewaan sebesar- 10.396 unit. 4) Titi Pramudya, Direktur PT Wahanaartha Motorental, menjelaskan pertumbuhan tahun ini disebabkan oleh semakin berkembang­nya perekonomian negara. (5) Hal ini menyebabkan sektor industri menjadi semakin bergairah sehingga me­mempengaruhi permintaan sewa sepeda motor dari perusahaan.
Kalimat yang berupa fakta dalam paragraf ditunjukkan oleh kalimat nomor …
A. 1)          D. 4)
B. 2)          E. 5)
C. 3)

2. Perhatikan paragraf berikut!
Semburan Baru Muncul di Mindi
Semburan lumpur, air, dan gas baru keluar dari halaman belakang rumah salah seorang penduduk, warga Desa Mindi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Semburan itu merupakan semburan ke-59 yang muncul di sekitar pusat semburan utama.
Menurut seorang ahli dan Leader Team Fergaco, perusahaan yang mengawasi gas-gas berbahaya di sekitar pusat semburan, semburan itu sama dengan 58 semburan liar sebelumnya. Semburan liar itu juga tidak berbahaya dan tidak akan membesar. Kalau dibiarkan semburan itu akan mengecil sendiri. Untuk menutup semburan, hari ini akan dimasukkan 100 kilogram semen ke dalam lubang asal semburan. Opini dalam teks tersebut adalah ...
A.    Semburan liar itu terjadi di halaman rumah seorang warga.
B.     Semburan liar itu tidak berbahaya dan akan mengecil dengan sendirinya.
C.     Semburan itu merupakan semburan yang ke-59.
D.    Rumah warga yang terkena semburan terletak di Desa Mindi, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
E.     Hari ini ke dalam lubang asal semburan dimasukkan 100 kilogram semen.

J.     
Menentukan makna ungkapan dan peribahasa
Peribahasa dan Ungkapan 

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan makna tertentu. Peribahasa biasa digunakan untuk menyindir atau memperindah bahasa. Kata-kata dalam peribahasa merupakan susunan yang pasti dan tidak bisa diubah. Bentuk pribahasa sebagai berikut :
1.      Pepatah adalah jenis peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran orang tua.
Contoh :
a.       Air tenang menghayutkan berarti orang pendiam, tetapi banyak ilmu.
b.      Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggapnya ke kubangan juga berarti walaupun ke mana juga seseorang pergi, kelak tentu kembali ke negeri sendiri.
2.       Perumpamaan adalah jenis peribahasa yang berisi perbandingan yang menggunakan kata seperti, sebagai, bak, bagai, atau laksana.
Contoh:
a.       Seperti pungguk merindukan bulan berarti mengharap-harapkan sesuatu yang tidak mungkin tercapai.
3.      Pemeo adalah jenis peribahasa yang dijadikan semboyan.
Contoh:
a.      Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing berarti seia sekata, senasib sepenanggungan.
b.     Patah sayap, bertongkat paruh berarti tidak putus asa.
4.      Ungkapan adalah kelompok kata atau berarti gabungan kata yang menyatakan makna khusus.
Contoh:
a.       Merah telinganya berarti panas hatinya.
b.      Sakit hati berarti dendam.
Contoh Soal
1. Perhatikan ilustrasi berikut dengan saksama!
Rio baru saja kehilangan ibu yang sangat ia cintai. Padahal, Rio belum membalas segala kebaikan yang telah diberikan ibu kandungnya tersebut. Satu bulan sebelum kematian ibunya, Rio berjanji akan membelikan ibunya sebuah rumah. Akan tetapi, belum sampai Rio memenuhi janji tersebut, ibunya sudah dipanggil oleh Yang Kuasa. Seminggu setelah kematian ibunya, Rio ditipu oleh rekanan bisnisnya. Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli rumahpun hilang. Nasib Rio seperti sudah jatuh ditimpa tangga pula.
Makna peribahasa yang terdapat dalam paragraf di atas adalah ...
A.   Hal yang sudah dijanjikan ditarik kembali.
B.   Terkena tipu oleh orang yang dipercaya.
C.   Mengalami kesedihan yang ber­kepanjangan.
D.      Menemui kemalangan berturut-turut.
E.         Melakukan pekerjaan yang sia-sia.

2. Bacalah ilustrasi berikut dengan saksama!
Derita yang dialami Indah Permata Ningrum, balita penderita dermatitis (radang kulit), kian menyedihkan. Kedua orang tuanya sudah lepas tangan dan tidak mau mengurus anaknya lagi. Dengan kondisi sakitnya yang bertambah parah, Indah mem­butuhkan pertolongan dari dermawan.
Saat ini Indah hidup bersama nenek­nya, Suli. Penghasilannya sebagai pencari rumput, tidak memungkinkan Suli untuk membiayai perawatan Indah di poli anak sebagaimana yang dianjurkan dokter.
Makna ungkapan lepas tangan dalam paragraf di atas adalah ....
A.   tidak ikut campur
B.   kehilangan tangan
C.   tidak bertanggung jawab
D.  sudah merasa bosan
E.   bertindak sewenang-wenang

2.      Perhatikan lirik lagu berikut!
Tentang Sebuah Kisah
Cinta itu butuh pengorbanan hati
Dan cinta tak butuh waktu yang sesaat jika kita bertahan
Cinta itu milik kita
Jika cinta dasar dari semua ini
 Hadapilah segalanya
 Dengan lapang dada
 Meski pahit di sana
Karya: Band Kerispatih
Makna ungkapan lapang dada dalam lirik lagu adalah ...
A.     sombong          D. gelisah
B.     senang              E. sabar
C.   takut

K.   
Menentukan tema dan majas dalam puisi
Unsur Instrinsik Puisi 

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang terikat oleh rima, ritme, ataupun jumlah baris dalam bait, serta ditandai oleh bahasa yang padat. Puisi disusun oleh unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik puisi meliputi unsur isi dan unsur bentuk.
Unsur-unsur isi puisi sebagai berikut.
1.    Tema
Tema adalah gagasan pokok (sub­ject matter) yang diungkapkan oleh penyair melalui puisinya. Tema yang terdapat pada puisi misalnya tema ketuhanan kemanusiaan, patriotisme, cinta tanah air, kasih sayang, kerakyatan, dan pendidikan.
2.    Nada dan Suasana
Nada mengungkapkan sikap penyair terhadap pembaca. Dari sikap itu terciptalah suasana puisi. Ada puisi yang bernada sinis, protes, menggurui, memberontak, main-main, serius, patriotik, takut, mencekam, santai, dan khusyuk.
3.    Perasaan
Puisi mengungkapkan perasaan penyair. Nada dan perasaan penyair akan dapat diketahui apabila dibaca keras dalam poetry reading atau deklamasi. Perasaan yang menjiwai puisi bisa perasaan gembira, sedih, terharu, terasing, tersinggung, kecewa, sombong, cemburu, kesepian, dan menyesal.
4.    Amanat
Amanat merupakan pesan atau nasihat yang berupa kesan yang ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Amanat dirumuskan sendiri oleh pembaca. Cara menyimpulkan amanat puisi sangat berkaitan dengan cara pandang pembaca terhadap suatu hal. Meskipun ditentukan berdasarkan cara pandang pembaca, amanat tidak bisa terlepas dari terra dan isi puisi yang dikemukakan penyair.
Unsur-unsur bentuk puisi sebagai berikut.
1   Larik
    Kalimat yang ada dalam puisi.
2   Bait
    Kumpulan larik atau baris.
3   Pertautan antarbait
    Hubungan antarbait.
4.    Rima
    Persamaan bunyi.
5.    Diksi
    Pilihan kata.
6.    Pengimajian
    Hal yang berhubungan dengan pancaindra.
Puisi merupakan genre sastra yang sering menggunakan kata-kata kias (imajinatif). Pilihan kata yang khas bertujuan memberi kekuatan pengucapan pada puisi. Kata-kata yang dipilih penyair adalah kata-­kata yang memiliki persamaan bunyi (rima). Penyair juga menggunakan majas dalam menyampaikan maksud puisi.
Majas atau gaya bahasa adalah cara pengarang atau seseorang dalam memper­gunakan bahasa sebagai alat mengekspresi­kan perasaan dan buah pikiran yang terpendam di dalam jiwanya.
Macam-macam majas dibedakan menjadi majas perbandingan, sindiran, penegasan, dan pertentangan.

1.Majas perbandingan dibedakan sebagai berikut.
a.         Simile
Majas simile menyamakan satu hal dengan mempergunakan kata-kata pembanding: seperti, bagai, sebagai, bak, semisal, dan seumpama.
Contoh :
Mereka selalu bertengkar bagai anjing dengan kucing
b.         Metafora.
Metafora seperti majas per­bandingan, hanya tidak mem­pergunakan kata-kata pembanding.
Contoh
-          Raja siang mengiringi pengajian itu
-          Aku ini binatang jalang
c.         Alegori
Majas perbandingan yang memper­lihatkan suatu perbandingan utuh, perbandingan itu membentuk kesatuan yang menyeluruh (cerita kiasan).
-          Berhati-hatilah kamu mendayung bahtera hidupmu, mengarungi lautan penuh bahaya, batu karang, gelombang dan badai …
d.        Personifikasi
Majas yang menyamakan benda dengan manusia, benda-benda mati dibuat dapat berperilaku, berpikir, dan sebagainya seperti manusia.
Contoh :
-          Angin berbisik-bisik di kegelapan malam
e.         Metonimia
Majas perbandingan yang meng­gunakan merek dagang atau nama barang untuk melukiskan sesuatu yang dipergunakan atau dikerjakan sehingga kata itu berasosiasi dengan benda keseluruhan. Metonimia disebut juga kiasan pengganti nama.
-          Kakak sedang menghisap Sampoerna
f.          Sinekdok
Majas yang menyebutkan suatu bagian yang penting suatu benda (hal) untuk benda atau hal itu sendiri. Majas sinekdok ada 2
1)      Pars Proto (sebagian objek untuk menunjukkan  keseluruhan)
-          Sudah lama tidak kelihatan batang hidungnya
2)      Totem Proto (keseluruhan untuk menunjukkan  sebagian)
-          Dalam kesebelasan itu Indonesia unggul  3 – 0 melawan Thailand
g.        Eufemisme (ungkapan pelembut). Majas perbandingan yang melukis­kan suatu benda dengan kata-kata yang lebih lembut untuk mengganti­kan kata-kata lain, yang lebih santun sehingga tidak menyinggung orang lain.
-          Orang itu kini telah berubah akal (gila)
-          Pramuniaga melayani pelanggannya (penjaga toko)
h.        Hiperbola
Majas perbandingan yang melukis­kan sesuatu dengan mengganti peristiwa atau tindakan sesungguh­nya dengan kata-kata yang lebih hebat pengertiannya untuk menyangatkan arti.
-          Rintihannya tersebar selebar 7 desa
i.          Simbolik
Majas perbandingan yang melukis­kan sesuatu dengan memper­bandingkan benda-benda lain sebagai simbol atau perlambang.
-          Bunglon adalah orang yang tidak  punya pendirian
j.          Litotes
Majas perbandingan yang melukis­kan keadaan dengan kata-kata yang berlawanan artinya dengan kenyata­an yang sebenarnya guna merendah­kan diri.
-          Terimalah barang yang tidak berharga ini
k.        Alusio
Majas perbandingan dengan mempergunakan ungkapan, peri­bahasa, atau kata-kata yang artinya diketahui umum.
-          Setiap usaha selayaknya harus berakit-rakit ke hulu.
2.      Majas sindiran dibedakan sebagai berikut.
a.       Ironi
Majas sindiran yang melukiskan sesuatu yang menyatakan sebalik­nya dari apa yang sebenarnya dengan maksud untuk menyindir orang.
-          Kota itu sangatlah indah dengan sampah-sampahnya
b.      Sinisme
Gaya sindiran dengan mengguna­kan kata-kata sebaliknya seperti ironi, tetapi kasar.
-          Sarannya merdu terasa  dan memecahkan telinga
c.       Sarkasme
Majas sindiran yang terkasar serta langsung menusuk perasaan.
-          Mampus kamu, manusia tidak tahu diri
3.      Majas penegasan dibedakan sebagai berikut.
a.       Pleonasme
Majas penegasan yang mengguna­kan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi karena arti kata tersebut sudah terkandung dalam kata yang diterangkan.
        Contoh: Peristiwa itu ku saksikan dengan mata dan kepalaku sendiri
b.      Repetisi
Majas penegasan yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali, yang biasanya dipergunakan dalam pidato.
         Contoh: Pengangguran itu setiap hari hanya mabuk, mabuk dan mabuk.
c.       Paralelisme
Majas penegasan seperti reptisi, tetapi dipakai dalam puisi.
 Paralelisme dibagi dalam dua jenis:
1.      Anafora : bila frasa atau  kata yang diulang terletak di awal kalimat
Aku manusia                                                         
Rindu rasa
Rindu rupa
2.      Epifora : bila kata atau frasa yang diulang terletak di akhir kalimat
Kalau kau mau, aku akan datang
Jika kau hendaki, aku akan datang
Bila kau minta, akau akan datang
d.      Tautologi
Majas penegasan yang melukiskan sesuatu  dengan menggunakan  yang sama artinya  (bersinonim) untuk mempertegas arti.
Contoh: Siapa orangnya yang tidak tertarik dengan pribadi yang disiplin, jujur, dan amanah.
e.       Klimaks
Majas pertentangan dengan menyatakan beberapa hal  berturut-turut dengan menggunakan uturutan kata –kata yang makin lama makin memuncak pengertiannya.
Contoh: Kesengsaraan membuahkan kesabaran, pengalaman, dan kesuksesan.
f.       Anti klimaks
Majas pertentangan dengan  beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan  uturan kata-kata yang makin lama makin melemah pengertiannya.
Contoh: Toko itu menyediakan kebutuhan orang tua, remaja, anak-anak, dan balita.
g.      Retorik
Majas mempergunakan  kalimat Tanya yang sebenarnya tidak memerlukan jawaban karena sudah diketahuinya.
Contoh: Inikah yang dinamakan cinta?
4.Majas pertentangan dibedakan sebagai berikut
a.       Antitesis
Majas pertentangan yang melukiskan sesuatu dengan  mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti
Kaya miskin, tua muda, besar kecil, semua adalah mahluk Tuhan
b.      Paradoks
Majas pertentangan yang melukiskan sesuatu seolah-olah bertentangan, padahal maksud sesungguhnya tidak karena objeknya berlainan.
Dia besar tetapi nyalinya kecil

Contoh Soal
1.      Bacalah puisi berikut dengan saksama
Apakah yang kupunya, anak-anakku
Selain buku dan sedikit ilmu
Sumber pengabdian kepadamu
Kalau di hari Minggu kau datang ke rumahku
Aku takut anak-anakku
Kursi tua yang disana,
Dan meja tulis yang sederhana
Dan jendela-jendela yang tidak pernah diganti kainnya
Semua padamu yang akan bercerita
Tentang hidupku di rumah tangga
Tema puisi tersebut adalah …
A.    Pengabdian seorang guru terhadap murid-muridnya
B.     Penderitaan dan kemiskinan seorang guru
C.     Ketakutan seorang guru karena kedatangan murid-muridnya
D.    Kebahagiaan seorang guru  atas kedatangan murid-muridnya
E.     Cerita seorang guru  tentang murid-muridnya
2.      Bacalah puisi berikut dengan saksama
Dia yang bergentayangan di jalan malam
Tergoda kepada megah perempuan
Tetapi selalu berujung kepada ketidak berdayaan
Dan Tuhan ? Selalu hadir tepat pada saat dibutuhkan
Bahkan si penggoda yang ngerasa pongah
Ini gagah berjalan di jalan-jalan yang salah
Dia terima, menjelma menjadi kurcaci di telapak tangan-Nya
Diberikan kehangatan lalu dia pulang pada kehangatan
Tema puisi tersebut adalah
A.    Orang yang gentayangan pada  malam hari
B.     Ketidakberdayaan manusia
C.     Kepongahan manusia pendusta
D.    Orang yang merasa gagah di jalan yang salah
E.     Ketentraman karena kehadiran
3.      Bacalah penggalan puisi berikut dengan cermat
Puisi dengan penuh rasa kawatir, curiga dan pencemburu menyaksikan dedaunan, pepohonan, unggas, ikan, cuaca, zat asam, susunan sarat, sungai, danau, lautan.
Bercakap serak dan gagu dengan sesamanya.
Majas yang dominan  dalam penggalan puisi tersebut adalah …
A.    Metafora               D. Hiperbola
B.     Anafora                 E. Eufemisme
C.     Personifikasi

L.    
Menentukan amanat cerpen/nobel
Menentukan latar dan tahapan alur novel / roman
Unsur Instrinsik Cerpen, Novel, dan Roman 


Cerpen merupakan cerita yang memiliki alur atau jalan peristiwa  yang pendek.  Cerpen biasanya  mengulas satu sisi baik tokoh. Sementara itu, novel merupakan  cerita yang mengisahkan konflik pelaku sehingga terjadi perubahan nasib tokoh. Unsur instrinsik cerpen sama dengan unsur instrinsik novel. Perbedaannya terletak pada alur novel yang lebih kompleks.
Unsur instrinsik merupakan unsure yang membangun cerita  dari dalam. Unsur instrinsik cerpen dan novel sebagai berikut.
1.      Tema   : pokok pikiran pengarang atau inti sari cerita
2.      Amanat : pesan yang disampaikan pengarang
3.      Alur : rangkaian  peristiwa yang membentuk cerita dasar hubungan  sebab akibat.
4.      Perwatakan/penokohan : cara pengarang menggambarkan watak tokoh
5.      Latar : keterangan tempat, waktu dan social
6.      Gaya bahasa :corak bahasa yang digunakan
7.      Sudut pandang : cara pandang pengarang dalam  membawakan cerita
8.      Konflik : masalah  ynag terdapat dalam cerita
Konflik berkaitan erat dengan peristiwa. Konflik merupakan kejadian  untuk pengembangan plot. Konflik ditentukan oleh kehadiran masalah dalam cerita. Masalah tersebut membuat cerita menjadi hidup.
Karakter tokoh dapat digambarkan dengan dua cara sebagai berikut.
1.      Teknik analitik, karakter tokoh diceritakan langsung oleh pengarang
2.      Teknik dramatik, karakter tokoh dikemukakan melalui:
a.       Penggambaran fisik dan prilaku tokoh
b.      Penggambaran lingkungan kehidupan tokoh
c.       Penggambaran tata kebahasaan
d.      Pengungkapan jalan pikiran tokoh
e.       Penggambaran oleh tokoh lain dan
f.       Penggambaran melaui dialog tokoh.
Sudut pandang dibedakan menjadi tiga macam:
1.      Sudut pandang persona ketiga (dia)
a.       Dia serba tahu
b.      Dia pengamat
2.      Sudut pandang persona pertama (aku)
a.       Aku tokoh utama
b.      Aku tokoh tambahan atau sampingan
3.      Sudut pandang campuran (dia dan aku)
Contoh Soal
1.      Cermati pengalaman berita  berikut !
Kebahagiaan yang telah didapatkannya membuat Kiplik merasa  mendapatkan kekayaan tak ternilai, dan karena itulah kemudian iapun selalu ingin membaginya. Setiap kali ia berhasil membagikan  kekayaan itu, kebahagiaanya bertambah, sehingga semakin sering Kiplik menemui banyak orang dan mengajarinya cara berdoa yang benar.
Amanat yang disampaikan  pengarang dalam penggalan cerita di atas adalah …
A.    Perlunya mengajari orang lain cara  berdoa yang benar
B.     Kebahagiaan harus dibagikan kepada orang lain
C.     Kebahagiaan akan bertambah dengan sendirinya
D.    Seringlah menemui orang-orang
E.     Kebahagiaan akan sering diperoleh jika sering berinteraksi dengan orang lain.
2.      Bacalah pengalaman novel berikut !
Pictures of you-nya the cure terdengar  lembut dari tape mobil lan disepanjang Jalan Diponegoro, Menteng. Ditemani lampu jalan kekuningan yang redup dan tanpa sengaja berbagai warna-warni lampu mobil serta hiasan jalan. Aspal yang basah sehabis hujan menimbulkan  pantulan cahaya kuning pendar yang enak dilihat.
Tahapan alur penggalan novel di atas adalah …
A.    Pengenalan cerita
B.     Pengungkapan peristiwa
C.     Menuju pada konflik
D.    Puncak konflik
E.     Penyelesaian (ending)
3.      Bacalah penggalan novel berikut !
Aku urut seprainya, aku kibarkan selimut, dan aku tepuk-tepuk bantal Randai. “Sudah, kasur sudah rapi, pasti enak kalau ditiduri,” kataku sambil mengarahkan telapak tangan ke kasur, berbagaya seperti petugas hotel berbintang berbungkuk-bungkut menyilahkan tamunya masuk.
Sudut pandang yang digunakan  pengarang tersebut adalah …
A.    Aku tidak terlibat dalam cerita
B.     Aku sebagai tokoh utama cerita
C.     Aku dan kakak sebagai orang yang bercerita
D.    Kakak sebagai pencerita
E.     Tokoh utama tidak terlibat dalam cerita

M.  
Menentukan unsure ekstrinsik novel
Unsur Ekstrinsik Novel  

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang mendukung cerita dari luar, tetapi mempengaruhi cerita. Unsur ekstrinsik antara lain riwayat pribadi pengarang,  nilai kehidupan masyarakat tempat karya  sastra diciptakan, religi, budaya, pendidikan pengarang, dan adat dalam masyarakat.
Nilai-nilai dalam karya sastra  (cerpen dan novel) memiliki pengertian sama. Nilai-nilai tersebut sebagai berikut.
Nilai moral, sosial, adat, pendidikan, agama/religi.
Contoh Soal
1.      Bacalah penggalan novel berikut !
Setiap habis maghrib Aral melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an di bawah temaran lampu minyak dan saat itu seisi rumah kami terdiam. Suaranya sekering rangas yang menusuk-nusuk malam. Ratap lirihnya mengirisku, menyeretku ke sebuah gubuk di ladang tebu. Setiap lekukan tajwid yang dilantunkan hati muda itu  adalah sayat kerinduan  yang tak tertanggungkan pada ayah-ibunya.
Unsure ekstrinsik yang tampak dalam kutipan novel  di atas adalah …
A.    Riwayat pribadi pengarang                  D. budaya
B.     Nilai kehidupan masyarakat                 E. pendidikan
C.     Religi
2.      Bacalah penggalan novel berikut !
“Iya susah banget … sumpah!” mata Genta menatap ke depan kosong. “Ya, tapi seenggaknya kita mencoba jangan sampai sedikitpun kita  KKN.”
“Kenapa? Zafran bertanya serius. Lan menjawab pertanyaanya Zafran, karena kita dulu yang berteriak-teriak anti KKN, bukan? Masa kalo saatnya kita jadi orang kantor atau punya bisnis sendiri, jadi manager atau bahkan CEO kita juga KKN? Nah, teriakan-teriakan kita zaman reformasi itu buat apa? Betul enggak, Ta?”
Nilai yang terkandung dalam penggalan novel diatas adalah …
A.    Adat                 D. pendidikan
B.     Sosial                E. moral          
C.     Ekonomi          

N.   
Menentukan isi naskah drama dan perwatakan tokoh
Unsur Intrinsik Drama  

Drama merupakan jenis  atau genre karya sastra yang berbentuk percakapan. Unsure drama sebagai berikut.
1.      Tema yaitu inti cerita
2.      Amanat yaitu  pesan yang ada dalam drama
3.      Alur yaitu rangkaian  peristiwa dalam drama
4.      Perwatakan yaitu watak tiap-tiap tokoh
5.      Konflik merupakan  masalah dalam drama
6.      Percakapan yiatu  dialog para pemain
7.      Tata artistik yaitu setting panggung
8.      Casting yiatu  pemilihan pemeran yang tepat
9.      Acting yaitu perilaku para pemain di panggung
Contoh Soal
Maskun
:
Anak itu kian hari kian menjadi liar, kau mesti peringatkan Suhita!
Mardilah
:
Ada apa dengan Suhita, Pak? Tadi pun dia mengeluh karena kau marah lagi. Sudah saatnya kau berdamai dengannya.
Maskun
:
Dia yang harus  berdamai dengan aku. (terdiam sejenak)Anak itu seperti bukan anakku …
Mardilah
:
(Mardilah duduk tertunduk) mengapa  kau berperasaan seperti begitu?
Maskun
:
(Berdiri menghela nafas) Tak tahu aku. Mulut anak itu semakin berbau racun.
Inti penggalan naskah drama di atas adalah …
A.    Maskun membenci Suhita karena bukan anaknya
B.     Mardilah membela Suhita karena dia anak mereka
C.     Seorang ayah marah dan tersinggung karena perbuatan  anaknya.
D.    Istri yang takut kepada suaminya yang pemarah
E.     Mardilah ketakutan dituduh suaminya berbuat serong

Kompetensi 2
2.      Menulis
Menulis berbagai teks dalam konteks bermasyarkat; membuat parafrasa; menulis jenis-jenis wacana (naratif, desktriptif, ekspositoris, argumentatif); meringkas teks, menyimpulkan isi teks; menulis proposal, surat dan laporan.

A.   
Menentukan penulisan kata, pilihan kata dan ungkapan
Penulisan kata, pilihan kata dan ungkapan 

Dalam menulis sebuah kalimat, paragraf atau bacaan, seseorang harus pandai dalam pemilihan kata atau diksi yang tepat. Pemilihan kata yang tepat akan membuat kalimat, paragraf, atau bacaan tersebut jelas dan maksudnya dapat dimengerti orang lain. Diksi  atau pilihan kata yang digunakan seseorang harus dapat menyampaikan maksud orang tersebut. Selain itu menggunakan diksi yang sesuai, kalimat, paragraf, atau bacaan  dapat menggunakan ungkapan.
Contoh Soal
1.      Perhatikan paragraph berikut !
Kegemukan terjadi karena akibat penumpukan lemak di perut, pinggul, pantat, dan paha. Penyebabnya bisa karena beberapa hal, seperti  pola makan yang buruk, kurang gerak dan factor genetis. Tidak perlu kawatir kini hadir vormula khusus sebagai solusi cerdas untuk mendapatkan berat badan yang ideal.
Penulisan  factor  dan vormula yang tepat adalah  ..
A.    Pactor, vormulasi
B.     Paktor, formula
C.     Faktor, formula
D.    Vaktor, vormulasi
E.     Factor, vormulasi

B.    
Menentukan pikiran penjelas, kalimat efektif, yang menyatakan hubungan perbandingan, dan susunan topik karangan
Penyusunan Paragraf atau Karangan 

Sebuah paragraf memiliki pikiran utama, pikiran penjelas dan topik. Pikiran utama merupakan pikiran yang mendasari sebuah paragraf. Pikiran penjelas merupakan pikiran yang menjelaskan  atau mendukung pikiran utama dalam mengembangkan  paragraf atau karangan. Topik merupakan masalah atau hal yang dibicarakan dalam  paragraph atau karangan.
Kalimat yang baik atau efektif mempunyai ciri sebagai berikut.
1.      Kepadanan
a.       Memiliki S dan  P dengan jelas (di depan S tidak boleh ada kata depan dan di depan P tidak boleh ada kata penghubung yang)
b.      Tidak boleh terdapat S ganda
c.       Kata penghubung intra kalimat tidak dipakai dalam kalimat tunggal.
2.      Keparalelan
Persamaan bentuk kata digunakan dalam kalimat yang mengandung perincian.
3.      Kehematan
Kehematan menggunakan kata atau frase
a.       Menghindarkan penjamakan bentuk jamak
b.      Penggunaan kata-kata yang berlebihan
4.      Kepaduan
Hindari kalimat bertele-tele
5.      Kecermatan
Kecermatan pemakaian kata, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca.
Contoh Soal
1.      Perhatikan topik  dan kalimat penjelas berikut !
Topik : Negara Indonesia terus membangun
Kalimat penjelas
1)      Usia Indonesia yang sudah 67 tahun dianggap  usia dewasa, tetapi tetap harus berbenah diri
2)      Daerah-daerah di Indonesia menyimpan banyak sejarah.
3)      Pembangunan di setiap daerah harus mengacu potensi daerah dan rencana daerah nasional.
4)      Tahun-tahun terakhir ini pariwisata mengalami kemrosotan pengunjung karena adanya teroris.
5)      Sumber daya manusia harus terus ditingkatkan  menjadi profesionalisme.
Kalimat penjelas yang tidak sesuai dengan topik  terdapat pada kalimat …
A.    1), 2) dan 3)                 D. 2), 4) dan 5)
B.     1), 3) dan 5)                 E. 3), 4) dan 5)
C.     2), 3) dan 4)
2.      Bacalah tek berikut dengan seksama !
1)         Masyarakat Banten yang terheran-heran, Syarifuddin Prawiranegara diangkat sebagai pahlawan nasional atas usul pemerintah Banten. 2) Banyak sejumlah masyarakat Banten beranggapan Syarifudiin merupakan orang Minangkabau, Sumatra. 3) Padahal sebenarnya pria yang akhirnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 8 Nopember 2011 ini kelahiran Banten. 4) Syarifuddin lahir di Anyer Kidul, Serang, Banten pada 28 Februari 1911.
Kalimat tidak efektif pada paragraf diatas ditandai nomor …
A.    1) dan 2)                     D. 2) dan 4)
B.     1) dan 3)                     E. 3) dan 4)
C.     2) dan 3)

C.   
Menentukan tujuan, jenis kegiatan, dan sistematika penulisan proposal
Penulisan Proposal 

Proposal merupakan rencana kegiatan yang dituangkan dalam rancangan kerja. Proposal terdiri atas unsur-unsur berikut.
1.      Latar belakang atau dasar pemikiran (berisi dasar pemikiran, alasan, pertimbangan,  dan pentingnya pelaksanaan program)
2.      Tujuan dan manfaat (berisi rumusan tujuan yang hendak dicapai dan manfaat atas kegiatan  yang akan dilakukan)
3.      Kegiatan (berisi perincian dan tahap-tahap kegiatan yang akan dilakukan). Kegiatan ini meliputi kegiatan awal (persiapan), pelaksanaan, evaluasi/pelaporan (setelah kegiatan)
4.       Jadwal kegiatan (berisi waktu pelaksanaan baik itu hari, tanggal, pukul, maupun tempat kegiatan).
5.      Panitia pelaksana (berisi orang-orang yang bertanggung jawab sebagai pelaksana kegiatan).
6.      Anggaran (berisi dana yang diperlukan, sumber dana, dan penggunaan dana)
7.      Penutup (diakhiri dengan kalimat penutup, tanda tangan dan nama terang, serta jabatan pembuatan proposal)
Contoh Soal
1.      Bacalah penggalan proposal berikut dengan cermat!
Dalam upaya meningkatkan perekonomian bangsa, pihak Pemerintah menggalakkan pengembangan ekonomi kreatif melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK merupakan salah satu elemen pendidikan yang men­dukung pengembangan ekonomi kreatif. Dalam ekonomi kreatif, pengembangan kreativitas dan bakat individu diarahkan untuk menciptakan produk kreatif sehingga memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat. SMK diharapkan mampu mengembangkan sumber daya manusia serta diminta dapat memberi pembelajaran bisnis dalam bidang-bidang kreatif.
Tujuan proposal di atas adalah ...
A.    Pengembangan ekonomi kreatif dimulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
B.     Pengembangan ekonomi kreatif tidak terlalu penting untuk siswa SMK.
C.     SMK merupakan salah satu elemen pendidikan pendukung pengem­bangan ekonomi kreatif.
D.    SMK diharapkan mampu mengem­bangkan sumber daya manusia melalui ekonomi kreatif.
E.    Pengembangan kreativitas dan bakat individu diarahkan untuk menciptakan produk kreatif.





2.      Perhatikan kutipan proposal berikut!

Tujuan diadakannya Diklat Kewira­usahaan di Kelurahan Sukoharjo ini adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Sukoharjo. Diklat ini juga dapat menjadi ajang diskusi antara masyarakat dengan orang yang ahli di bidang kewirausahaan. Oleh karena itu, kami berharap acara ini dapat menjadi suatu hat yang positif bagi masyarakat di Kelurahan Sukoharjo.
Kutipan proposal di atas merupakan bagian …
A.    Latar belakang
B.     Tujuan kegiatan
C.     Kegiatan
D.    Tempat kegiatan
E.     Anggaran

D.   
Menentukan penulisan bagian-bagian surat, kalimat pembuka, kalimat penutup, kalimat surat balasan yang santun
Penulisan Bagian-Bagian Surat 

Surat terdiri atas beberapa unsur. Unsur- unsur yang terdapat dalam surat resmi dan surat pribadi berbeda. Unsur-unsur yang terdapat dalam surat resmi sebagai berikut.
1.      Kop surat merupakan identitas singkat perusahaan, kantor, atau instansi.
Kepala surat berguna untuk memberikan informasi kepada penerima surat tentang nama, alamat, serta keterangan lain yang berkaitan dengan instansi atau badan pengirim surat.
2.      Tanggal surat menunjukkan tanggal surat tersebut dibuat.
Tanggal surat dinas tidak perlu didahului nama kota karena nama kota itu sudah tercantum pada kepala surat.
3.      Nomor surat.
Nomor surat adalah urutan nomor surat yang telah dikeluarkan oleh instansi atau organisasi tersebut. Kode surat adalah kode klasifikasi masalah yang disampaikan dalam surat tersebut, sedangkan tahun yang tertera pada nomor surat menunjukkan tahun surat itu dibuat. Nomor surat ditulis dengan dipisahkan tanda garis miring.
4.    Lampiran berarti sesuatu yang dilampirkan atau yang disertakan. Lampiran ini menjadi satu urutan dengan nomor surat dan hal surat.
Lampiran surat ditulis secara jelas agar penerima surat segera mengetahui ada tidaknya sesuatu yang dilampirkan bersama surat tersebut. Jika sebuah surat tidak ada lampirannya, setelah nomor surat, tidak perlu dituliskan lampiran. Agar lebih jelas, perhatikan contoh berikut ini!
Lampiran : 1 (satu) Berkas Bio Data Karyawan
Lampiran : 2 (dua) Eksemplar Buku Teks
Lampiran : 3 (tiga) Helai Kuitansi


5.    Hal atau perihal surat.
Bagian surat ini berfungsi untuk mengetahui isi atau inti pokok masalah pada surat yang dikirimkan, tanpa harus membaca surat tersebut secara keseluruhan.
Perhatikan contoh berikut ini!
Perihal: Laporan Semester Genap
Perihal: Bantuan Tenaga Peneliti
6.     Alamat surat yang dimaksud pada bagian ini adalah alamat tujuan pengiriman surat.
Penulisan alamat (dalam) surat diatur sebagai berikut.
a.       Alamat yang dituju ditulis di sebelah kiri surat pada jarak tengah antara hal surat dan salam pembuka. Posisi alamat surat pada sisi sebelah kiri
b.      Alamat surat tidak diawali kata kepada karena kata tersebut berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan arah.
c.       Alamat yang dituju diawali dengan Yth. (diikuti titik) atau Yang terhormat (tidak diikuti titik).
d.      Sebelum mencantumkan nama orang yang dituju, cantumkan sapaan Ibu, Bapak, Saudara, atau Sdr.
e.       Jika nama orang yang dituju 'bergelar akademik yang ditulis di depan namanya, seperti Drs., Ir., dan Drg., kata sapaan Bapak, Ibu, atau Saudara tidak digunakan.
Perhatikan contoh penulisan alamat yang benar!
Yth. Bapak Syakuro, B.A.
Yth. Bapak Darwino
Yth. Ir. Mariani
Yth. Kepala Desa Taju r
Yth. Kapten Sumo
f.       Penulisan kata jalan tidak disingkat.  
7.    Salam pembuka (Dengan hormat, Bapak yang terhormat, dan lain-lain).
Penulisan salam pembuka mengikuti aturan berikut: Salam pembuka dicantumkan di sebelah kiri satu garis tepi dengan nomor, lampiran, hal, dan alamat surat. Huruf pertama awal kata dituliskan dengan huruf kapital, sedangkan kata yang lain dituliskan kecil semua, kemudian salam pembuka diikuti tanda koma.
8.    Isi surat berisi pokok atau pesan yang ingin disampaikan. .
Isi surat berisi kalimat pembuka, isi, dan kalimat penutup surat.
9.    Salam penutup surat.
Huruf awal kata salam penutup ditulis dengan huruf kapital, sedangkan kata-kata lainnya ditulis kecil. Sesudah salam penutup, dibubuhkan tanda koma.
Contoh: Hormat saya, Hormat kami,
10. Pengirim surat berisi identitas pembuat surat.
Surat dinas dianggap sah jika ditandatangani oleh pejabat yang berwewenang, yaitu pemegang pimpinan suatu instansi, lembaga, atau organisasi.
11. Tembusan disebut pula tindasan atau carbon copy.

Contoh Soal
1.      Perhatikan penulisan berikut ini!
No              :  04/V/DW/09
Lamp.         :  (1) lembar
Hal             :  Undangan
Penulisan nomor, lampiran, dan hal surat tersebut yang tepat adalah ....
A.     Nomor           : 04/V/DW/09
Lampiran       : (1) lembar
Hal                 : Undangan Lomba
B.     Nomor           : 04/V/DW/09
Lampiran       : Satu lembar
Hal                 : Undangan Lomba

C.     Nomor           : 04/V/DW/09
Lampiran       : Satu (Lembar)
Hal                 : Undangan Lomba
D.     Nomor           : 04/V/DW/09
Lampiran       : 1 (satu) Lembar
Hal                 : Undangan Lomba
E.     Nomor           : 04/V/DW/09
Lampiran       : 1lbr
Hal                 : Undangan Lomba
2.      Cermatilah iklan lowongan pekerjaan berikut!
Dibutuhkan segera tenaga administrasi sekolah
Persyaratan: 1) Pria/wanita, 2) Usia maks. 25, 3)Ijazah S M K/Sederajat, 4) Memiliki ijazah komputer dan te­rampil mengguna­kannya.
Lamaran        PO Box 10130 At

  






Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan tersebut adalah ...
A.      Berdasarkan iklan yang dimuat di Suara Kita, 20 Maret 2011, saya mengajukan lamaran pekerjaan sebagai tenaga administrasi sekolah.
B.      Sehubungan dengan iklan yang dimuat di Suara Kita, 20 Maret 2011, saya mengajukan lamaran pekerja­an untuk mengisi lowongan tersebut.
C.      Berdasarkan dengan iklan yang tertera di Suara Kita, saya merasa sangat cocok dengan pekerjaan tersebut dan saya mengajukan lamaran ke alamat ini.
D.      Saya mengajukan surat lamaran pekerjaan ini sesuai iklan di Suara Kita, 20 Maret 2011, dan saya merasa dapat memenuhi per­syaratannya.
E.       Mengacu terhadap iklan di Suara Kita, saya mengajukan surat lamaran pekerjaan untuk mengisi lowongan pekerjaan yang dibutuhkan.

3.      Cermatilah kalimat berikut !
Saya berharap dapat diterima bekerja di perusahaan Bapak. Atas perhatian dan  budi baik Bapak, saya menghaturkan banyak terima kasih.
Perbaikan kalimat yang bercetak miring adalah …
A.    Atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih.
B.     Atas budi baik Bapak, saya sampaikan ucapan terima kasih.
C.     Atas diterimanya saya  bekerja diperusahaan Bapak, saya ucapkan terima kasih.
D.    Demikian surat lamaran saya, dan untuk itu saya menyampaikan terima kasih.
E.     Dengan diterimanya saya  bekerja, saya mengucapkan banyak terima kasih.


E.    
Menentukan kalimat memo
Kalimat Memo 

Memo merupakan singkatan dari memo­randum. Memo merupakan pesan singkat yang resmi yang dipakai dalam suatu instansi, lembaga, atau organisasi. Memo ditulis oleh atasan kepada bawahan. Isi memo berupa pesan, saran, petunjuk, ataupun perintah secara singkat, tetapi lengkap, jelas, dan efektif. Memo menggunakan kalimat yang singkat dan jelas. Memo mengandung pokok­pokok memo, meliputi pengirim memo, penerima memo, dan isi memo.
Contoh Soal
1.      Perhatikan ilustrasi berikut!
OSIS SMK Taruna Bangsa akan mengadakan acara pentas seni. Ketua OSIS meminta sekretaris OSIS membuat undangan rapat untuk mempersiapkan acara pentas seni. Rapat akan diadakan pada Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00.
Memo yang tepat sesuai dengan ilustrasi di atas adalah ...
A.   Segera siapkan undangan acara pentas seni yang akan diadakan Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00.
B.    Segera siapkan undangan rapat persiapan acara pentas seni. Rapat diadakan Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00.
C.   Mohon Sekretaris dengan segera menyiapkan undangan rapat persiapan acara pentas seni. Rapat diadakan Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00.Terima kasih.
D.   Siapkan undangan acara pentas seni untuk kepala sekolah, guru, dan karyawan. Pentas seni, Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00.
E.   Mohon segera melaporkan undangan persiapan acara pentas seni yang sudah dibuat. Rapat diadakan Sabtu, 14 Januari 2012, di ruang OSIS, pukul 14.00. Terima kasih.

F.    
Menentukan isi surat berita keluarga
Isi Surat Berita Keluarga 

Surat yang memuat berita keluarga merupakan surat pribadi.
Ciri-ciri surat pribadi sebagai berikut
  1. Tidak menggunakan kop surat/kepala surat.
  2. Tidak menggunakan nomor surat.
  3. Salam pembuka dan penutup surat bervariasi.
4.    Penggunaan bahasa bebas, sesuai dengan keinginan si penulis surat.
5.     Format surat bebas.
Contoh Soal
1.      Perhatikan kutipan surat berikut!
Salam hormat dan kangen buat ayah dan ibu dari anakmu. Bagaimana kabar ayah dan ibu di Pekanbaru? Ananda berharap baik dan sehat selalu. Ananda dan keluarga di Bogor juga sehat dan selalu dalam lindungan yang Mahakuasa. Melalui surat ini Ananda memberitakan bahwa Ananda akan mengikuti kegiatan magang di pabrik pembuatan motor. Oleh karena itu, Ananda tidak bisa pulang selama dua bulan. Ananda memohon doa dari ayah dan ibu di rumah, agar Ananda selalu diberi kesehatan.
Surat keluarga di atas berisi ...
A.      menanyakan kabar kedua orang tua
B.      mengabarkan kegiatan magang
C.      mengabarkan kesehatan ayah dan ibu
D.  mengirimkan beberapa uang
E.  memberi tahu hasil tes

G.   
Melengkapi paragraf sesuai dengan jenisnya
Melengkapi Paragraf 

Paragraf dalam bahasa Indonesia dibedakan menjadi lima jenis. Macam-­macam paragraf dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.
1.      Paragraf Narasi
Paragraf narasi adalah paragraf yang bertujuan untuk menceritakan suatu peristiwa atau kejadian sehingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian itu.
2.      Paragraf Deskripsi
Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sebuah objek dengan tujuan agar pembaca merasa seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan itu.
3.      Paragraf Eksposisi
Paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya agar pembaca mendapat informasi dan pengetahuan dengan sejelas-jelasnya.
4.      Paragraf Argumentasi
Paragraf argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan alasan,
contoh, dan bukti-bukti yang kuat dan meyakinkan.Tujuannya, untuk meyakin­kan pembaca sehingga mereka mem­benarkan pendapat, sikap, dan keyakinan kita.
5.      Paragraf Persuasi
Paragraf persuasi adalah paragraf yang bertujuan untuk memengaruhi, mengimbau, membujuk, atau merayu pembaca sehingga tergiur atau ter­pengaruh untuk mengikuti keinginan penulis.
Sebuah paragraf terkadang disajikan rumpang atau tidak lengkap. Sebuah paragraf rumpang dapat dilengkapi dengan kata, frasa, atau kalimat. Kata, frasa, atau kalimat yang digunakan untuk melengkapi paragraf rumpang harus sesuai dengan isi paragraf.
Contoh Soal
1.      Cermatilah paragraf deskripsi berikut!
Kali kecil di depan rumah temanku terlihat sangat kotor. Warna airnya hitam pekat dan berminyak. Di pinggir kali tampak pula tumpukan sampah yang umumnya berupa kantong plastik dan botol plastik bekas. Kotoran-kotoran itu terlihat menghambat laju aliran air atau membuat air menggenang ....
Kalimat deskripsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ...
A.     Dari genangan air itu, tercium bau busuk yang menyengat hidung.
B.      Ini kesalahan warga setempat yang membuang sampah sembarangan.
C.      Kalau dibiarkan tentunya banjir akan melanda wilayah itu pada musim hujan.
D.     Di sinilah perlunya pengadaan petugas kebersihan yang senantiasa bertugas.
E.    Dalam hal ini, bila terjadi banjir, tidak ada yang dapat disalahkan.
2.      Bacalah  paragraf berikut dengan saksama!
Beberapa tahun terakhir ini, berbagai perkembangan telah terjadi di bidang teknologi informasi. Perkembangan tersebut justru harus dilihat dari sisi positif. Kita harus menyiasati berbagai kemungkinan untuk ikut memetik keuntungan dari perkembangan teknologi informasi yang berkembang cepat dibandingkan perkembangan masya­rakat. Perkembangan ini pasti akan mengubah banyak hal dalam masya­rakat, mulai gaya hidup, kecenderungan mental, hingga ke pandangan hidup. Oleh karena itu, ... .
Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A.   hendaknya kita mewaspadai perkembangan teknologi informasi agar tidak berpengaruh negatif
B.   perkembangan itu hendaknya ditanggapi dengan sikap positif
C.   remaja hendaknya tidak perlu mengikuti perkembangan teknologi
D.   orang tua memperhatikan anaknya dalam menghadapi teknologi informasi
E.   kita hendaknya bersikap positif dalam menghadapi berbagai kasus

H.   
Melengkapi bagian-bagian surat kuasa
Melengkapi Surat Kuasa 

Surat kuasa merupakan salah satu surat resmi. Surat kuasa berisi pemberian kuasa dari seseorang kepada orang lain untuk melakukan sesuatu atau tugas. Surat kuasa dibuat dengan bahasa yang singkat dan jelas, menyebutkan pihak yang diberi kuasa dan yang memberi kuasa, serta mencantumkan masa berlaku surat kuasa tersebut. Orang yang diberi kuasa akan memiliki kuasa untuk melakukan tugas atau wewenang yang disebutkan sampai batas waktu yang tertera dalam Surat kuasa. Setelah batas waktu yang ditentukan, surat kuasa tidak berlaku.
Contoh Soal
1.      Perhatikan kutipan Surat kuasa berikut!
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama       : Fitri Cahya Utami,
No. KTP  : 5578.0987.4367,
Alamat      : Jalan Pangeran Diponegoro 34, Semarang.
(........ )Pihak I memberi kuasa kepada:
Nama       : Surya Aji Prasetya,
No. KTP  : 5578.0876.4326,
Alamat     : Jalan Kesuma Negara 67, Semarang.
Selanjutnya disebut Pihak II. Pihak I mem­beri kuasa kepada pihak II untuk meng­ambil uang sebesar Rp30.000.000,00 di Bank Citra. Niaga dengan nomor rekening 0087.0987.097.21. Surat kuasa ini hanya berlaku hari Senin, 2 Januari 2012.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi Surat kuasa di atas adalah ...
A.    Pihak I memberikan kuasa sepenuhnya.
B.    Selanjutnya disebut Pihak I.
C.    Bisa disebut Pihak I atau Pihak II.
D.    Pihak I dan Pihak II bersepakat.
E.    Pihak I dan Pihak II mengambil kesepakatan bersama.

2.      Perhatikan kutipan Surat kuasa berikut!
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
nama          : Farhat Adi,
alamat        : Jalan Kesuma Ilmu 78, Bandung,
Jabatan       : Direktur Operasional PT. Bangun Rezeki,
disebut Pihak I memberi kuasa kepada Pihak II,
nama          : Yuliana Kesuma,
Jabatan       : Wakil Direktur Operasional PT Bangun Rezeki.
Pihak I memberi kuasa kepada Pihak II untuk menjalankan kewenangan dan tugas-tugas sebagai direktur selama Pihak I bertugas di Australia. Kewenangan yang diberikan berlaku pada hari Senin­Sabtu, 9-14 Januari 2012.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi Surat kuasa di atas adalah ...
A.    Surat kuasa ini kami buat dengan sesungguhnya untuk dapat diguna­kan sebagaimana mestinya.
  1. Surat kuasa ini kami buat agar dapat dipelajari pihak bersangkutan.
  2. Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
  3. Surat kuasa ini kami buat untuk menjadi acuan dokumen Selanjut­nya.
  4. Surat kuasa ini kami buat berdasarkan keputusan bersamadan dipegang oleh setiap pejabat.

I.      
Menenentukan  isi surat perjanjian surat  jual beli
Isi Surat Perjanjian 

Surat perjanjian adalah surat per­sepakatan mengenai hak dan kewajiban setiap pihak yang saling mengikatkan diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Surat perjanjian dapat dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.                        
1.      Surat perjanjian di bawah tangan yaitu surat perjanjian yang dibuat oleh pihak-­pihak yang bersangkutan, ditandatangani pihak-pihak itu dengan disaksikan oleh dua saksi, tetapi tidak dibuat di depan pejabat pernerintah yang berwenang (notaris).
2.      Surat perjanjian autentik yaitu surat yang dibuat secara sah oleh wakil pemerintah (notaris), ditandatangani pihak-pihak yang mengadakan perjanjian dan para saksi.
Contoh Soal
1. Perhatikan penggalan surat perjanjian jual bell berikut!
Surat Perjanjian Jual Beli
Pasal 1
(1) Harga unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli secara tunai sebesar Rp1.500.000,00 per unit.
(2) Jika jual beli dilakukan secara angsuran, harga unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli dengan tambahan 30% dari harga tunai, yang dapat diangsur sebanyak 10 (sepuluh) angsuran, dengan jumlah angsuran yang sama.
Kutipan surat perjanjian di atas berisi …
A.    kerja sama jual beli yang telah dilakukan
B.     syarat-syarat perjanjian jual beli
C.     mekanisme pembayaran yang akan dilakukan
D.    jenis barang yang diperjualbelikan
perjanjian yang mengikat kedua belah pihak

J.     
Menenentukan  kalimat pengumuman
Kalimat Pengumuman 

Pengumuman merupakan pemberitahuan mengenai suatu hal. Pokok-pokok pengumuman meliputi orang yang dituju atau sasaran pengumuman, isi pengumuman, tempat dan tanggal pengumuman  itu dibuat, dan pembuat pengumuman. Pengumuman menggunakan kalimat yang jelas agar sasaran atau tujuannya komunikatif. Pengumuman dibedakan menjadi pengumuman resmi dan pengumuman tidak resmi. Pengumuman resmi menggunakan bahasa Indonesia baku. Sebaliknya, pengumuman tidak resmi menggunakan bahasa sehari-hari.
Contoh Soal
Cermatilah ilustrasi berikut ini!
SMK Nusantara akan mengadakan reuni akbar pada Minggu, 22 Januari 2012 pukul 09.00 WIB–selesai. Reuni akbar tersebut diselenggarakan di Aula SMK Nusantara. Reuni akbar tersebut diperuntukkan alumni tahun 1990-2010. Panitia mengharapkan alumni yang ber­minat mendaftarkan diri ke Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712.
Kalimat pengumuman yang tepat sesuai ilustrasi di atas adalah ...
A.   SMK Nusantara akan mengadakan reuni akbar bagi alumni angkatan 1990-2010 di Aula SMK Nusantara. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712.
B.   Berhubung akan diadakannya reuni akbar SMK Nusantara angkatan 1990-2010, dengan ini kami umumkan agar alumni yang berminat segera mendaftar kepada Saudara Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712.
C.   Diumumkan kepada alumni SMK Nusantara angkatan 1990-2010 bahwa pada Minggu, 22 Januari 2012 pukul 09.00 WIB–selesai, di Aula SMK Nusantara akan diadakan reuni akbar. Alumni yang berminat diharap mendaftar kepada Saudara Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712.
D.  Alumni SMK Nusantara angkatan 1990-2010 diharapkan segera mendaftar ke Saudara Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712, untuk mengikuti reuni akbar yang akan diadakan pada Minggu, 22 Januari 2012 pukul 09.00 WIB - ­selesai.
E.   Dengan ini kami umumkan bahwa SMK Nusantara akan mengadakan reuni akbar pada Minggu, 22 Januari 2012 pukul 09.00 WIB–selesai. Bagi alumni yang berminat segera hubungi Saudara Arifin Saputra dengan nomor telepon (021) 887712.

K.   
Menyusun catatan kaki
Penulisan Catatan Kaki 

Dalam karya ilmiah terdapat catatan kaki. Aturan penulisan catatan kaki sebagai berikut.
1.          Diawali nama penulis tanpa dibalik dan diikuti tanda koma.
2.          Setelah nama penyusun ditulis, judul buku dicetak miring atau judul artikel ditulis di dalam tanda kutip
3.          Kota terbit, penerbit, dan tahun terbit ditulis dalam tanda kurung ( ... ). Kota terbit dan penerbit dipisahkan tanda titik dua. Penerbit dan tahun terbit dipisahkan tanda titik.
4.          Penulisan halaman buku atau artikel disingkat hlm. dan diakhiri tanda titik.
Contoh Soal
1.      Cermatilah sumber kutipan berikut!
Judul                                  : Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modem
Penulis                               : Ramelan
Penerbit                             : PPM, Jakarta
Cetakan                             : 1, Oktober 2005
Halaman yang dikutip       : 22
Penulisan catatan kaki yang benar berdasarkan data di atas adalah ...
A.    Ramelan, Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern (PPM: Jakarta, 2005), hlm. 2.
B.     Ramelan, Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern(Jakarta: PPM) 2005, hlm 22.
C.     Ramelan, 2005, Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern(Jakarta: PPM), hlm. 22.
D.    Ramelan, Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern(Jakarta: PPM, 2009), hlm. 22.
E.     Ramelan, Panduan Lengkap Menulis Surat Bisnis Modern, 2005 (Jakarta: PPM), hlm. 22.

L.    
Menentukan catatan hasil rapat
Catatan Hasil Rapat 

Notula adalah catatan hasil rapat atau diskusi yang dibuat oleh notulis. Intl sari pembicaraan pada setiap acara dan keputusan-keputusan rapat/diskusi perlu didokumentasikan dalam notula. Notula juga memuat gagasan atau ide yang muncul dalam rapat atau diskusi. Gagasan yang dicatat dapat berupa saran atau pendapat, kritik, pernyataan setuju, dan penolakan pendapat.
Fungsi notula sebagai bukti otentik keikutsertaan atau kesaksian semua peserta atas keputusan yang diambil. Notula pada umumnya berisi:
  1. nama/jenis rapat;
  2. hari, tanggal;
  3. tempat;
  4. waktu mulai dan berakhirnya rapat;
5.      pemimpin rapat;
  1. jumlah peserta;
  2. susunan acara;
  3. pokok-pokok pikiran;
  4. keputusan hasil rapat; dan
10.  tanda tangan notulis dan pemimpin rapat.
Contoh Soal
1. Bacalah catatan hasil rapat berikut dengan saksama!
  1. Siswa kelas XII SMK Pertiwi sebaiknya tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
  2. Siswa dilarang menggunakan perhiasan yang mencolok di sekolah.
  3. Wali murid mempertimbangkan usulan kepala sekolah mengenai pembuatan lapangan basket.
  4. Siswa SMK dibentuk menjadi SDM yang siap terjun ke dunia kerja.
  5. Kunjungan industri ke pabrik Honda di Cikarang dilaksanakan pada Rabu, 25 Januari  2012.


Kalimat catatan hasil rapat yang berupa tanggapan ditandai nomor ....
A.         1)                     D. 4)
B.      2)                     E. 5)
C.      3)


M.  
Menentukan isi kata pengantar laporan dan simpulan laporan
Bagian-bagian Laporan 

Laporan ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara struktural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan. Laporan dibedakan menjadi laporan resmi dan laporan tidak resmi. Unsur-unsur yang terdapat dalam laporan resmi meliputi bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir. Bagian awal meliputi kata pengantar, daftar isi, daftar Label, daftar gambar, arti lambang dan singkatan, dan abstrak. Bagian inti terdiri atas pendahuluan, pembahasan, dan penutup. Pendahuluan terdiri atas latar belakang, perumusan masalah, ruang lingkup masalah, tujuan penulisan, metode penelitian, dan sistematika Penulisan. Bagian pembahasan berisi pembahasan atau penjelasan masalah yang disajikan dalam laporan. Bagian penutup terdiri atas kesimpulan dan saran. Bagian akhir meliputi daftar pustaka dan lampiran.

Contoh Soal
1.      Perhatikan kutipan kata pengantar di bawah ini!
Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Isi kata pengantar di atas adalah ...
A.   Ucapan puji syukur atas terselesainya pembuatan laporan.
B.   Ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu terselesainya laporan.
C.   Harapan adanya kritik dan saran dari pembaca terhadap isi laporan.
D.  Penjelasan ringkas mengenai isi laporan.
E.   Harapan agar laporan yang ditulis dapat bermanfaat bagi pembaca. 

N.   
Menentukan isi kata pengantar laporan dan simpulan laporan
Kalimat Poster 

Poster berarti plakat (perkataan atau pengumuman) yang dipajang di tempat umum. Poster disertai gambar atau ilustrasi. Kalimat yang digunakan dalam poster adalah kalimat yang pendek, mudah diingat, dan menarik.
Contoh Soal
1 . Perhatikan ilustrasi berikut!
Air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang mendasar. Untuk menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat menggunakan air tanah. Akan tetapi, besarnya volume pengambilan air tanah ini tentu saja akan menimbulkan dampak negatif. Selain dapat menurunkan tingkat permukaan tanah, menurunnya debit air tanah akan mampu mempercepat intrusi air laut ke daratan. Melihat hal tersebut, akan lebih baik jika sedari dini kita peduli untuk menjaga kelestarian alam dari kerusakan yang serius dengan cara menghemat air.
Kalimat poster yang tepat berdasarkan ilustrasi di atas adalah ...
A.   Kita harus hemat air untuk menghindari kerusakan lingkungan.
B.   Berhemat air dapat membawa keuntungan.
C.   Kita harus menggunakan air secukupnya.
D.  Hemat air, garansi kehidupan kita!
E.   Gunakan sedikit air, untuk kelestarian lingkungan!

2.      Perhatikan ilustrasi berikut!
Masuk SMK? Mengapa malu?
      Maksud kalimat iklan di atas adalah ...
A.     Kita tidak boleh malu jika ingin masuk ke gedung SMK.
B.      Melanjutkan sekolah di SMK bukan suatu hal yang memalukan.
C.      Belajar di SMK tidak akan membuat kita malu.
D.     Kita tidak boleh malu menjadi siswa SMK.
E.     Menjadi siswa SMK tidak akan memalukan.


0 komentar:

Poskan Komentar